Pencarian

Gaikindo Usul Insentif Pemerintah Tak Cuma untuk Mobil Listrik, ICE dan Hybrid Juga Dapat

Senin, 29 Juni 2026 • 16:46:01 WIB
Gaikindo Usul Insentif Pemerintah Tak Cuma untuk Mobil Listrik, ICE dan Hybrid Juga Dapat
Gaikindo mengusulkan insentif kendaraan bermotor meliputi mobil listrik, ICE, dan hybrid.

SUMATERA SELATAN — Gaikindo mendorong Kementerian Perindustrian RI untuk memperluas cakupan insentif kendaraan bermotor. Dalam siaran pers Senin (29/6/2026), asosiasi tersebut menilai seluruh segmen industri—dari ICE, HEV, PHEV, hingga BEV—perebut mendapat dorongan yang setara. Hal ini disuarakan di saat pemerintah justru menunda pemberian insentif untuk kendaraan listrik.

Penundaan Insentif EV dan Usulan Gaikindo

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan program insentif motor listrik tengah dikaji ulang. "Insentif motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Rencananya, program tersebut baru akan berjalan pada Agustus 2026.

Di tengah situasi itu, Gaikindo justru mengajukan skema yang lebih inklusif. Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, menegaskan pihaknya akan terus mendukung ekosistem yang sehat dan kompetitif. "Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Anton dalam rilis resmi.

Mengapa Semua Jenis Kendaraan Harus Dapat Stimulus?

Industri otomotif dinilai sebagai sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Gaikindo meyakini sinergi antara pemerintah dan pelaku industri harus diperkuat agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif. Tanpa insentif yang merata, risiko ketimpangan pasar dan perlambatan penjualan di segmen konvensional bisa terjadi.

Usulan ini muncul di saat transisi global menuju elektrifikasi masih dihadapkan pada tantangan infrastruktur dan daya beli. Dengan mencakup ICE dan hybrid, Gaikindo ingin memastikan industri tidak kehilangan momentum di tengah transformasi. Langkah ini juga bisa menjaga volume produksi pabrikan yang masih mengandalkan mesin konvensional.

Dampak bagi Konsumen dan Pasar Otomotif

Jika usulan Gaikindo diterima, konsumen tidak hanya akan mendapat keringanan harga untuk mobil listrik. Pembeli mobil hybrid dan bahkan mobil bensin baru berpotensi menikmati potongan pajak atau diskon tertentu. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi pasar yang sempat melambat akibat ketidakpastian kebijakan.

Namun, semua masih bergantung pada keputusan pemerintah. Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perindustrian belum memberikan tanggapan resmi atas usulan tersebut. Yang jelas, Gaikindo sudah menyampaikan proposalnya dan menunggu pembahasan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks