OGAN ILIR — Acara yang berlangsung di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (1/7/2026) itu dihadiri lebih dari 200 bupati dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan diawali dengan jamuan makan malam, pertunjukan seni budaya Melayu Deli, dan penyerahan cinderamata dari pemerintah daerah setempat.
Apa yang Disampaikan Bupati Ogan Ilir dalam Forum Nasional Ini?
Panca Wijaya Akbar menyampaikan apresiasi kepada APKASI dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah. Ia menilai asosiasi yang telah berusia 26 tahun ini menjadi wadah konsolidasi kepala daerah untuk memperjuangkan otonomi daerah yang lebih kuat.
"Momentum HUT ini harus kita jadikan penguat sinergi membangun dari desa hingga daerah," ujar Bupati dalam keterangan yang diterima redaksi.
Ia juga mengucapkan selamat HUT ke-80 kepada Kabupaten Deli Serdang. "Semoga Deli Serdang semakin maju, sejahtera, dan menjadi daerah yang terus berinovasi dalam pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Semangat Reformasi 1998 dan Ajakan untuk Kepala Daerah
Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengingatkan bahwa organisasi ini lahir 26 tahun lalu sebagai bagian dari semangat Reformasi 1998. Tujuannya adalah memperkuat otonomi daerah dan desentralisasi pemerintahan.
Melalui forum tersebut, APKASI mengajak seluruh bupati dan wakil bupati untuk aktif melahirkan berbagai praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ajakan ini disampaikan di hadapan jajaran kepala daerah, pengurus DPP APKASI, Forkopimda Deli Serdang, serta mitra strategis asosiasi.
Rangkaian Acara dan Suasana Kekeluargaan
Acara welcome dinner dikemas dengan suasana kekeluargaan untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar pemerintah kabupaten. Kegiatan ini menjadi rangkaian pembuka menuju puncak perayaan HUT APKASI ke-26.
Bupati Ogan Ilir hadir didampingi sejumlah pejabat Pemkab Ogan Ilir. Kehadiran mereka di Lubuk Pakam menjadi bagian dari upaya menjalin jaringan dan bertukar pengalaman dengan daerah lain di Indonesia.