Pencarian

Sumur AKP-002 Pertamina EP di Jatibarang Tembus 2.546 Barel Per Hari, Tiga Kali Lipat Target Awal

Kamis, 04 Juni 2026 • 12:41:31 WIB
Sumur AKP-002 Pertamina EP di Jatibarang Tembus 2.546 Barel Per Hari, Tiga Kali Lipat Target Awal
Sumur AKP-002 Pertamina EP di Jatibarang capai produksi 2.546 barel per hari, melampaui target awal.

SUMATERA SELATAN — Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di hulu migas, mencatatkan lonjakan produksi signifikan di Lapangan Akasia Prima. Sumur AKP-002 yang menjadi andalan di wilayah kerja Jatibarang kini mengalirkan minyak jauh di atas ekspektasi awal perusahaan.

Well Intervention yang Berbuah Manis

Keberhasilan ini diraih setelah tim teknis Pertamina EP Zone 7 melakukan serangkaian intervensi sumur. Kegiatan ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi reservoir yang sebelumnya belum tergarap maksimal.

Dari data yang dihimpun, produksi AKP-002 melesat dari target awal 896 bpd menjadi 2.546 bpd. Artinya, ada tambahan produksi bersih sebesar 1.650 bpd dari satu sumur saja. Capaian ini menjadi angin segar bagi upaya Pertamina menahan laju penurunan produksi alamiah di sumur-sumur tua.

Dampak Langsung bagi Target Produksi Nasional

Dengan tambahan produksi ini, Lapangan Akasia Prima di Jatibarang dipastikan akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap target produksi minyak Pertamina EP secara keseluruhan di tahun ini. Setiap barel tambahan dari sumur existing dinilai lebih efisien dibandingkan mengebor sumur baru dari nol.

Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa teknologi intervensi sumur yang tepat sasaran mampu mengungkap potensi besar di lapangan-lapangan yang sudah berproduksi puluhan tahun. Bagi perusahaan, ini berarti pengeluaran modal (capex) bisa ditekan tanpa mengorbankan volume produksi.

Apa Langkah Pertamina EP Selanjutnya?

Pertamina EP Zone 7 dipastikan akan terus mengoptimalkan sumur-sumur lain di sekitar Lapangan Akasia Prima. Keberhasilan di AKP-002 menjadi model bagi kegiatan well intervention di wilayah kerja lainnya di Jawa Barat.

Perusahaan menargetkan agar pola serupa bisa diterapkan di sumur-sumur prospektif lain guna menjaga tren produksi tetap positif. Langkah ini sejalan dengan instruksi pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak nasional di tengah ketergantungan impor yang masih tinggi.

Dengan tambahan produksi sebesar ini, Pertamina EP optimistis bisa memenuhi target volume produksi yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKAP) tahun ini. Lapangan Jatibarang sendiri merupakan salah satu aset strategis Pertamina di wilayah operasi hulu Jawa Barat.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks