Pencarian

Keributan Sesama Prajurit TNI di THM Panhead Palembang Tewaskan Satu Orang, Manajemen Hormati Proses Denpom

Sabtu, 16 Mei 2026 • 22:02:01 WIB
Keributan Sesama Prajurit TNI di THM Panhead Palembang Tewaskan Satu Orang, Manajemen Hormati Proses Denpom
Manajemen Panhead Palembang hormati proses hukum Denpom terkait insiden keributan prajurit TNI.

PALEMBANG — Pihak manajemen Panhead angkat bicara pasca peristiwa keributan yang melibatkan prajurit TNI di tempat usahanya, Sabtu (16/5) sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa yang menewaskan satu orang prajurit itu kini dalam penanganan Denpom.

Kuasa hukum manajemen Panhead, Redho Junaidi, SH, MH, didampingi Andika Andalan Tama, SH, MH, menyatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan detail terkait kronologi kejadian. “Pastinya kami dari manajemen mengucapkan turut berbelasungkawa, namun untuk kronologis yang lebih detail dari Denpom yang bisa menjelaskan,” kata Andika saat ditemui di lokasi, Sabtu sore.

Evaluasi Keamanan: Pemeriksaan Berlapis Mulai Diterapkan

Pasca insiden, manajemen langsung melakukan evaluasi terhadap prosedur keamanan pengunjung. Andika menegaskan, alat deteksi seperti metal detektor dan X-Ray yang sebelumnya hanya digunakan sekali saat masuk akan diperketat.

“Kedepannya akan dilakukan dua kali tahapan pemeriksaan biar tidak kebobolan lagi,” tegasnya. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi barang berbahaya yang dibawa masuk ke area Panhead.

Proses Hukum Diserahkan ke Denpom

Redho menambahkan, pihaknya menghormati proses hukum yang tengah berjalan. “Ini sudah ada proses hukum dari Denpom. Kita akan ikuti dulu apa keterangan dari pihak Denpom karena memang mereka yang menyelidiki perkara ini,” ujarnya.

Ia juga meminta pertimbangan terkait pemasangan police line di tempat kejadian perkara (TKP). “Intinya dari pihak manajemen, di sini banyak pekerja yang menggantungkan hidupnya, sehingga kita memohon pertimbangan untuk itu,” ungkap Redho.

Kronologi: Cekcok Berujung Tembakan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula dari selisih paham antara korban dan pelaku saat bersenggolan. Cekcok tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian yang melibatkan beberapa rekan korban. Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata dan melepaskan satu tembakan yang mengakibatkan korban tewas.

Manajemen Panhead kembali menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. “Kejadian ini sangat tidak kami inginkan. Dari segala safety dan prosedur keamanan sudah dijalankan secara maksimal,” kata Redho. Pihaknya memastikan akan mengedepankan proses hukum yang berlaku.

Bagikan
Sumber: suarapublik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks