PALEMBANG — Ribuan peserta dan pengunjung Sumsel Bhayangkara Run 2026 memadati LRT Sumsel pada Minggu (12/7) lalu. Total 16.881 penumpang tercatat menggunakan moda transportasi massal tersebut untuk menuju dan meninggalkan kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Angka ini menjadi bukti bahwa LRT semakin menjadi andalan warga saat menghadiri agenda besar di Palembang.
Stasiun Jakabaring menjadi titik dengan peningkatan paling signifikan. Pada hari perlombaan, stasiun yang menjadi akses utama menuju JSC ini melayani 1.125 pelanggan. Angka itu hampir dua kali lipat dari kondisi normal yang berkisar 500 hingga 600 pelanggan per hari.
Manager Humas PT KAI (Persero) Divisi Regional III Palembang, Aida Suryanti, menyebut tingginya jumlah pengguna mencerminkan kepercayaan publik terhadap LRT Sumsel. "Moda transportasi yang cepat, nyaman, aman, dan bebas kemacetan menuju lokasi kegiatan," ujarnya dalam keterangan di Palembang, Selasa.
Lonjakan penumpang ternyata tidak hanya terpusat di Stasiun Jakabaring. Data KAI Divre III Palembang mencatat distribusi penumpang yang merata di sejumlah stasiun sepanjang lintasan:
Pola ini menunjukkan mobilitas masyarakat tidak hanya mengarah ke Jakabaring, tetapi juga tersebar di pusat aktivitas dan kawasan perdagangan di sepanjang rute LRT Sumsel.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) menyiapkan pola operasi khusus. Pada 12 Juli 2026, jam operasional diperpanjang mulai pukul 04.00 WIB hingga 20.43 WIB, dengan total 96 perjalanan LRT.
"Setiap penyelenggaraan event berskala besar selalu menjadi perhatian kami dalam menyiapkan pola operasi terbaik. Penyesuaian jam operasional dan penambahan jumlah perjalanan merupakan bagian dari komitmen memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna LRT Sumsel," ujar Aida.
Peningkatan penggunaan LRT Sumsel pada berbagai agenda masyarakat dinilai turut mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum. KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari optimalisasi operasional, peningkatan fasilitas, hingga penyesuaian layanan pada agenda nasional dan daerah. Targetnya, LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi.