PALEMBANG — Sebanyak puluhan mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan mengikuti Masa Pelatihan Kader (MPK) Ke-IV yang digelar PERMAHUM SUMSEL. Kegiatan dua hari itu berlangsung di Anjungan Kabupaten Lahat, Kawasan Dekranasda Jakabaring, Palembang.
Ketua Dewan Penasehat PERMAHUM SUMSEL, H. Nazaruddin Hasan, S.H., M.H., menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan adalah ruang belajar vital dalam membentuk karakter dan mental kepemimpinan calon penegak hukum. Ia menyebut organisasi sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa hukum.
“Mahasiswa hukum tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk berpikir kritis, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi etika profesi. Organisasi menjadi wadah untuk belajar memimpin, bertanggung jawab, dan mengabdi kepada masyarakat,” tegas Nazaruddin dalam keterangannya, Senin (13/7).
MPK Ke-IV mengusung tema “Membangun Mahasiswa Hukum yang Kritis, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan”. Para peserta mendapat pembekalan soal kepemimpinan, organisasi, penguatan karakter, hingga kemampuan berpikir kritis sebagai bekal menjadi calon penegak hukum yang profesional.
Sejumlah tokoh hadir sebagai narasumber, di antaranya Dr.(C) Albizia Rahidin Anang, S.E., M.M., Iswadi Idris, S.H., M.H., serta H. Nazaruddin Hasan sendiri. Mereka membagikan pengalaman dan pandangan mengenai pentingnya integritas serta peran strategis mahasiswa hukum di era modern.
Ketua Umum PERMAHUM SUMSEL, Rindi Yani Azhari, M.H., menegaskan bahwa MPK bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang dalam melahirkan kader-kader hukum yang berkualitas.
“Melalui MPK Ke-IV ini, kami ingin melahirkan kader-kader mahasiswa hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya kritis, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan hukum dan masyarakat,” ujar Rindi.
Nazaruddin Hasan mengajak seluruh peserta menjadikan MPK sebagai momentum membangun jejaring, memperluas wawasan, serta memperkuat komitmen memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan supremasi hukum. Ia berharap kader PERMAHUM mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut, baik selama kuliah maupun saat mengabdi di masyarakat.
Melalui MPK Ke-IV, PERMAHUM SUMSEL berkomitmen melahirkan mahasiswa hukum yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, berintegritas tinggi, serta memiliki kepedulian sosial. Para peserta diharapkan menjadi generasi penerus yang cakap di bidang hukum dan hadir sebagai pemimpin yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.