PALEMBANG — Sebanyak 30 batang pohon produktif ditanam di area Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan pada Ahad itu diikuti oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel.
Jenis pohon yang ditanam beragam, mulai dari pohon pule, mangga, rambutan, manggis, jambu bol, hingga sawo. Pemilihan jenis pohon produktif ini bukan tanpa alasan. Pohon pule, misalnya, dipilih karena melambangkan keteguhan, perlindungan, dan keteduhan yang diberikan Polri kepada masyarakat.
Sementara itu, pohon buah-buahan seperti mangga dan rambutan dipilih untuk mendukung program ketahanan pangan. Hasil panen dari pohon-pohon ini nantinya diharapkan bisa memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar maupun personel kepolisian.
Penanaman ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Penanaman 10.000 Pohon yang sebelumnya telah dicanangkan. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Polda Sumsel menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata di bidang lingkungan.
Melalui aksi sederhana namun berkelanjutan ini, Polda Sumsel ingin menunjukkan bahwa pengabdian Polri memiliki dimensi yang lebih luas. Kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian integral dari tugas kepolisian.
Kegiatan penghijauan ini diharapkan dapat menginspirasi satuan kerja kepolisian lainnya untuk turut serta menjaga lingkungan. Dengan menanam pohon produktif, Polri juga berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan dari tingkat instansi paling bawah.