PALEMBANG — Polda Sumsel menghadirkan terobosan baru di bidang ketenagakerjaan dengan meresmikan Kafe Buruh Presisi, sebuah ruang dialog yang menggabungkan fungsi konsultasi dengan Posko Industrial Ketenagakerjaan. Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana memimpin langsung peresmian dan dialog awal bersama perwakilan 10 organisasi serikat pekerja dan buruh dari berbagai sektor di Sumatera Selatan.
Sebanyak 50 perwakilan buruh hadir dalam pertemuan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan ketenagakerjaan secara langsung. Berbeda dengan ruang pelayanan formal pada umumnya, kafe ini dirancang sebagai tempat diskusi yang santai namun tetap produktif.
Di lokasi tersebut, tersedia area pertemuan, ruang konsultasi, serta Posko Industrial Ketenagakerjaan. Posko ini diisi personel dari fungsi Intelkam, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), dan Desk Ketenagakerjaan Polda Sumsel.
Melalui fasilitas ini, pekerja dapat menyampaikan persoalan hubungan industrial, berkonsultasi terkait ketenagakerjaan, hingga mencari solusi bersama terhadap berbagai permasalahan yang berpotensi memicu konflik antara pekerja dan perusahaan. Kehadiran kafe ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang lebih terbuka antara pekerja, serikat buruh, perusahaan, pemerintah, dan kepolisian.
Polda Sumsel melihat perlunya wadah komunikasi yang lebih cair dan aksesibel bagi para pekerja. Selama ini, persoalan ketenagakerjaan sering kali hanya dibahas di ruang formal yang mungkin terasa kaku bagi sebagian buruh. Kafe Buruh Presisi hadir sebagai alternatif untuk mencairkan suasana sekaligus tetap fokus pada penyelesaian masalah.
Peresmian ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Sumatera Selatan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam menangani isu ketenagakerjaan secara preventif.
Ke depan, Polda Sumsel akan mengevaluasi efektivitas kafe ini berdasarkan masukan dari para pekerja dan pengusaha yang datang. Jika terbukti efektif, konsep serupa berpotensi direplikasi di Polda lain di Indonesia. Untuk saat ini, Kafe Buruh Presisi di Palembang menjadi percontohan nasional pertama di level kepolisian daerah.