Palembang, ibu kota Sumatera Selatan, dikenal sebagai kota tertua di Indonesia dengan sejarah panjang sejak zaman Kerajaan Sriwijaya. Sungai Musi yang membelah kota menjadi saksi bisu perjalanan sejarah tersebut.
Di sepanjang Sungai Musi inilah tersebar berbagai destinasi wisata ikonik yang menggabungkan keindahan arsitektur, nilai sejarah, dan nuansa budaya yang kental, menjadikan Palembang layak dieksplorasi lebih dalam.
Bagi Anda yang berkunjung ke Palembang, berikut tiga destinasi wisata ikonik yang wajib masuk daftar kunjungan, lengkap dengan keunikan masing-masing.
Jembatan Ampera menjadi ikon paling identik dengan Kota Palembang. Selain berfungsi sebagai penghubung wilayah Ilir dan Ulu, jembatan ini juga menjadi objek wisata yang selalu ramai dikunjungi.
Waktu terbaik untuk menikmati keindahan Jembatan Ampera adalah menjelang malam hari, ketika jembatan ini dihiasi lampu-lampu warna-warni yang mempercantik tampilannya di atas Sungai Musi.
Banyak wisatawan menghabiskan waktu di sekitar jembatan sambil menikmati kuliner khas Palembang yang dijajakan pedagang kaki lima, sambil menyaksikan lalu lalang kapal di Sungai Musi.
Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Palembang, dan menjadi lokasi favorit untuk wisata religi dan budaya, khususnya bagi masyarakat Tionghoa.
Di pulau ini terdapat kelenteng bernama Hok Tjing Rio yang lebih dikenal sebagai Klenteng Kwan Im, telah berdiri sejak tahun 1962, lengkap dengan Pagoda Menara 9 yang menjadi ikon utamanya.
Pulau Kemaro sarat makna spiritual, terutama saat perayaan Tahun Baru Cina, ketika ribuan pengunjung datang untuk berdoa dan mengunjungi makam Tan Bun An serta Siti Fatimah yang melegenda di pulau ini.
Kampung Kapitan merupakan destinasi wisata sejarah yang berada tepat di tepian Sungai Musi, berdekatan dengan Jembatan Ampera. Kawasan ini menyimpan arsitektur Tionghoa kuno peninggalan masa kolonial.
Mayoritas penduduk Kampung Kapitan adalah keturunan Tionghoa yang setiap tahun merayakan Cap Go Meh selama tiga hari berturut-turut menjelang Imlek, lengkap dengan berbagai atraksi budaya.
Pengunjung yang datang bisa menikmati suasana kampung bersejarah sambil mempelajari jejak akulturasi budaya Tionghoa dan Palembang yang telah terjalin selama berabad-abad.
Baca juga informasi lainnya di portal berita Ini Sumsel.