SUMATERA SELATAN — Kemenangan ini menjadi trofi kedua Inter musim ini setelah sebelumnya mereka memastikan gelar Serie A. Lazio, yang tampil di bawah asuhan Maurizio Sarri yang menjalani skorsing, tidak mampu memberikan perlawanan berarti dan harus mengubur mimpi meraih tiket ke Eropa melalui jalur trofi domestik.
Pertandingan baru berjalan 35 menit ketika Lazio harus tertinggal 2-0. Blunder fatal dilakukan bek kiri Nuno Tavares yang kehilangan bola di area pertahanan sendiri setelah ditekan Denzel Dumfries. Bola curian Dumfries langsung disambar Lautaro Martinez untuk membobol gawang Lazio.
Gol pertama Inter sebelumnya lahir dari sepak pojok Federico Dimarco yang mengenai pemain Lazio, Marusic, dan berujung gol bunuh diri. Dimarco dan Dumfries menjadi pemain terbaik Inter bersama Lautaro dengan rating 7 dari jurnalis yang meliput laga tersebut.
Pelatih Lazio, Sarri, melakukan perubahan di babak kedua dengan memasukkan Nicolo Rovella menggantikan Patric. Gelandang Italia itu langsung memberikan dampak positif. Menurut laporan dari Roma, "Dengan Rovella di lapangan, Biancocelesti memainkan lebih banyak bola di area lawan, tapi kurangnya kualitas di lini depan mencegah mereka memiliki peluang mencetak gol yang nyata."
Rovella menjadi pemain Lazio dengan rating tertinggi (6,5), sementara Nuno Tavares menjadi yang terendah dengan nilai 4,5 akibat blunder yang berujung gol kedua Inter.
Kekalahan ini menutup peluang Lazio untuk finis di zona Eropa musim depan. Sementara itu, bagi Inter, gelar Coppa Italia melengkapi dominasi mereka di Italia musim ini. Pelatih Chivu yang menjalani musim debutnya mendapatkan rating 7 atas keberhasilannya membawa pulang dua trofi.
Dari sisi statistik, Inter tampil efisien dengan memanfaatkan dua peluang di babak pertama. Lazio yang mendominasi penguasaan bola setelah jeda tidak mampu menembus pertahanan solid Nerazzurri yang dikawal Akanji dan Bastoni.