PALEMBANG — Kota Palembang bersiap mengadopsi sistem keamanan terintegrasi yang memadukan teknologi pengawasan dan peran aktif masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas) bertajuk "STIK Mengabdi".
Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, menyampaikan bahwa kunjungan jajaran dosen STIK menjadi pintu masuk bagi pengembangan sistem deteksi dini berbasis komunitas digital. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat sekaligus memitigasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Palembang.
Konsep Smart Siskamling: Memadukan Teknologi dan Warga
Menanggapi dinamika kejahatan yang kian kompleks, Pemkot Palembang mendorong realisasi gagasan Smart Siskamling. Sistem ini bukan sekadar memasang perangkat, melainkan membangun ekosistem keamanan yang terhubung.
Smart Siskamling mengintegrasikan sejumlah elemen penting, mulai dari pengawasan kamera CCTV, sistem peringatan dini, pemetaan titik rawan, hingga kanal pelaporan cepat. Cakupannya luas, tidak hanya untuk kejahatan konvensional, tetapi juga ancaman siber, penyebaran berita bohong, hingga kebakaran hutan dan lahan.
Jaminan Privasi dan Sinergi Tiga Pilar
Pemkot Palembang memastikan seluruh pemanfaatan teknologi pengamanan ini tetap menjunjung tinggi privasi warga. Setiap prosedur yang diterapkan dipastikan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Keberhasilan sistem ini tidak bertumpu pada perangkat digital semata. Justru, fondasi utamanya adalah sinergi antara Pemkot Palembang, jajaran Polri, dan partisipasi aktif masyarakat. Keterlibatan warga menjadi kunci agar sistem deteksi dini berjalan optimal di lapangan.
Target: Rekomendasi Konkret untuk Palembang yang Lebih Aman
Supervisor Kegiatan Dianmas, Kombes Pol Windiyanto Pratomo, menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif. Hasil kajian bersama nantinya dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan secara nyata demi mewujudkan Kota Palembang yang aman, nyaman, dan tanggap terhadap perkembangan teknologi," ujar Windiyanto.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya adaptif pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan keamanan perkotaan yang terus berkembang seiring kemajuan zaman.