PALEMBANG — Nuansa kemerdekaan mulai terasa di sejumlah sudut Kota Palembang. Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan membagikan 500 bendera Merah Putih secara gratis kepada warga yang melintas di depan Hotel Beston Palembang, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (12/8/2026).
Pembagian bendera ini bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut 17 Agustus. Di balik ratusan bendera yang dibagikan, terselip pesan tentang pentingnya menjaga rasa cinta terhadap tanah air, bangsa, dan negara.
Bukan Sekadar Atribut, Melainkan Simbol Persatuan
Ketua Umum Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan, Drs. H. Riza Fahlevi, M.M., mengatakan momentum kemerdekaan harus dimanfaatkan untuk kembali memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
"Ini bentuk realisasi sinergi dan tekad kami untuk ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mewariskan nilai-nilai cinta tanah air, cinta bangsa dan cinta negara," kata Riza.
Menurut Riza, semangat nasionalisme tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Masyarakat, organisasi profesi, dan berbagai kelompok sosial punya peran dalam menjaga serta menumbuhkan rasa persatuan.
Sinergi dengan Paguyuban Masyarakat Kota Palembang
PGRI Sumsel memilih membangun sinergi dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk paguyuban masyarakat Kota Palembang, dalam kegiatan pembagian bendera ini.
"Kami pengurus daerah PGRI Provinsi Sumatera Selatan bersatu padu dan bersinergi dengan komponen-komponen masyarakat. Pada saat ini bersama paguyuban masyarakat Kota Palembang. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," ujarnya.
Riza menilai Merah Putih memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar atribut yang menghiasi jalan, rumah, maupun kendaraan selama bulan Agustus. Bendera tersebut merupakan simbol persatuan sekaligus pengingat terhadap perjuangan generasi terdahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Menghidupkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat
Melalui pembagian 500 bendera tersebut, PGRI Sumsel berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat diharapkan turut mengibarkan Merah Putih di rumah, kendaraan, maupun lingkungan masing-masing dan menjadikan semangat persatuan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat mengenai peran organisasi profesi guru di tengah masyarakat. PGRI Sumsel menilai nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya disampaikan kepada peserta didik di ruang kelas.
Nilai tersebut perlu diwujudkan dan diteladani di lingkungan keluarga maupun masyarakat agar generasi muda tidak hanya mengenal makna kemerdekaan melalui pelajaran, tetapi juga melihatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pembagian bendera turut didampingi Sekretaris Umum Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan, Prof. Dr. Drs. H. R. Wijaya, M.S., PNO.
PGRI Sumsel berharap peringatan HUT ke-81 RI tahun ini tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan. Semangat kemerdekaan diharapkan hadir dalam bentuk kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat.
Sebab, di balik setiap Merah Putih yang berkibar, ada pesan yang ingin terus dijaga: kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk diisi dengan persatuan dan kebersamaan.