Pencarian

Satgas Udara TNI AU Semai 1,6 Ton Garam NaCl di Palembang untuk Tekan Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 05 November 2026 • 05:01:32 WIB
Satgas Udara TNI AU Semai 1,6 Ton Garam NaCl di Palembang untuk Tekan Karhutla dan Kabut Asap
Pesawat Cassa NC-212 TNI AU menyemai 1,6 ton garam NaCl di atas Palembang dalam Operasi Modifikasi Cuaca, Rabu (4/11/2026).

PALEMBANG — TNI bersama BMKG dan tim gabungan mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palembang, Sumatera Selatan, lewat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu pada Rabu (4/11/2026). Penyemaian garam dilakukan dari udara untuk menjaga kualitas udara di kawasan terdampak kabut asap.

Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 1,6 ton garam semai (NaCl) di atas kawasan sasaran. Operasi itu memakai dua alutsista TNI AU jenis Cassa NC-212 dengan nomor registrasi A-2117 dan A-2104.

Dua Pesawat Cassa Dikerahkan Bergantian

Pengerahan armada udara berlangsung berkelanjutan, bukan sekali terbang. Dua pesawat Cassa NC-212 diterbangkan untuk menyemai garam di titik-titik yang sudah ditentukan tim gabungan.

Garam NaCl disebar di atas awan agar terbentuk inti kondensasi yang memicu hujan. Hujan buatan inilah yang diharapkan memadamkan titik panas dan menekan sebaran asap di Palembang.

Mengapa Palembang Jadi Prioritas

Palembang termasuk kawasan yang rutin terdampak Karhutla pada musim kemarau. Kabut asap dari lahan terbakar mengganggu aktivitas warga sekaligus menurunkan kualitas udara kota.

Operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu cara cepat untuk membasahi lahan gambut dan lahan kering yang rawan terbakar. BMKG memasok data cuaca, sementara TNI menyediakan armada dan personel di lapangan.

Aksi Nyata TNI di Lapangan

Pengerahan armada udara secara berkelanjutan disebut sebagai bentuk aksi nyata TNI di lapangan dalam mengatasi ancaman Karhutla serta menjaga kualitas udara secara cepat dan terpadu. Keterangan itu disampaikan Puspen TNI melalui siaran resminya.

Tim gabungan belum merinci berapa titik panas yang berhasil dipadamkan dari penyemaian 1,6 ton garam tersebut. Operasi lanjutan tetap menunggu perkembangan kondisi cuaca dan sebaran titik api di Sumatera Selatan.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bedanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks