Pencarian

Kemenkum Sumsel Buka Stand Layanan AHU di Sultan Muda Fest Palembang, Permudah Legalitas UMKM

Rabu, 28 Oktober 2026 • 10:01:01 WIB
Kemenkum Sumsel Buka Stand Layanan AHU di Sultan Muda Fest Palembang, Permudah Legalitas UMKM
Kepala Kanwil Kemenkum Sumsel Budi Argap Situngkir meninjau stand layanan AHU di Sultan Muda Fest Palembang, Selasa (27/10).

PALEMBANG — Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel Budi Argap Situngkir menegaskan bahwa kehadiran stand AHU di tengah festival kewirausahaan adalah wujud kesungguhan institusinya hadir langsung di tengah masyarakat. Menurut dia, pelaku UMKM harus menyadari bahwa kepemilikan legalitas badan usaha menjadi kunci utama agar bisnis mereka naik kelas dan terlindungi regulasi.

Festival yang diinisiasi Bank Sumsel Babel itu berlangsung di Lobby The Grand Ballroom Hotel Aryaduta Palembang pada Selasa (27/10). Stand layanan diterjunkan oleh Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum di bawah Divisi Pelayanan Hukum.

Siapa Tim yang Bertugas di Stand AHU

Tim teknis yang memberikan edukasi serta konsultasi terdiri atas Penelaah Teknis Kebijakan Anggun Fuji Rahayu, Dhea Putri Agista, dan Purna Yudha Rujito. Turut bertugas Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi A Jefriansyah Corrie, didukung tim helpdesk dan pengadministrasi kesekretariatan.

Mereka mendampingi pengunjung yang ingin memahami prosedur pendirian badan usaha, termasuk skema Perseroan Perorangan yang dinilai mudah dan ramah modal bagi usaha rintisan.

Alasan Perseroan Perorangan Disebut Kunci Naik Kelas

Budi Argap menyatakan legalitas badan usaha membuka akses pembiayaan perbankan yang kredibel bagi UMKM. Status hukum yang pasti juga membuat usaha muda lebih terlindungi saat berhadapan dengan regulasi.

"Kehadiran layanan AHU di tengah festival kewirausahaan adalah wujud kesungguhan Kemenkum Sumsel untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Pelaku UMKM harus menyadari bahwa kepemilikan legalitas badan usaha, khususnya Perseroan Perorangan yang sangat mudah dan ramah modal, merupakan kunci utama agar bisnis mereka naik kelas, terlindungi regulasi, serta memiliki akses pembiayaan perbankan yang kredibel. Kami ingin memastikan setiap ikhtiar wirausaha muda di Sumatera Selatan memiliki payung hukum yang kuat dan pasti sejak hari pertama beroperasi," tegas Budi Argap.

Dorongan Gubernur untuk Komoditas Unggulan Lokal

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang hadir langsung mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia meminta generasi muda piawai menggali potensi komoditas unggulan lokal, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, pertanian, hingga perikanan.

Menurut Herman Deru, penguatan produk lokal akan membuat UMKM Sumsel lebih percaya diri merambah pasar nasional dan global.

Pesan Dirut Bank Sumsel Babel soal Wirausaha Muda

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Suryadi membuka festival secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa generasi muda memiliki kreativitas, daya inovasi, serta kelincahan beradaptasi dengan teknologi.

Potensi itu perlu didorong agar generasi muda Sumsel berani bertransformasi menjadi wirausahawan mandiri. Suryadi menekankan mereka tidak sekadar mencari kerja, melainkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru yang tangguh, beretika, dan berdaya saing tinggi.

Layanan Hukum Jemput Bola di Ruang Publik

Kanwil Kemenkum Sumsel menyebut metode jemput bola sebagai cara memangkas jarak antara masyarakat dan layanan hukum. Stand AHU di festival menjadi salah satu titik pertemuan antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dengan petugas yang biasa mereka temui di kantor.

Bagi wirausaha muda di Palembang dan sekitarnya, kehadiran loket ini mempersingkat proses konsultasi sebelum mengurus dokumen legalitas usaha secara resmi.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks