Hujan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah digelar 54 sorti belum jatuh di titik hotspot dan fire spot di Sumatera Selatan. Kondisi ini mendorong Pemprov Sumatera Selatan kembali menggelar Shalat Istisqo di Griya Agung Palembang pada Kamis untuk meminta hujan turun merata.
PALEMBANG — Kabut asap dan titik api masih mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Pemprov tidak hanya mengandalkan upaya teknis memicu hujan, tetapi juga menggelar doa bersama melalui Shalat Istisqo di Griya Agung Palembang, Kamis.
Hujan OMC 54 Sorti Belum Sentuh Hotspot
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut operasi modifikasi cuaca telah dilakukan sebanyak 54 sorti. “Sudah 54 kali serangan garam ke bibit air,” ujarnya di sela pelaksanaan shalat.
Hujan yang turun dari upaya tersebut belum menyentuh titik-titik yang menjadi hotspot maupun fire spot. “Ya dapat hujan, dalam volume besar kecil. Alhamdulillah jatuhnya di Sumatera Selatan. Namun kebetulan di titik-titik bukan hotspot, bukan fire spot,” jelasnya.
Shalat Istisqo Kedua, Gubernur Ajak Warga Terus Berdoa
Shalat Istisqo kali ini merupakan yang kedua setelah pelaksanaan serupa pada Agustus lalu. Deru mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama memohon turunnya hujan di tengah kemarau berkepanjangan.
“Kita menyelenggarakan Shalat Istisqo ini sebelumnya di bulan Agustus, dan di September ini kita lakukan lagi. Kita membersamai ikhtiar lahir dan doa ini,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan forkopimda kabupaten/kota untuk terus berikhtiar. “Dengan doa ini, dengan keikhlasan seluruh masyarakat Sumatera Selatan yang sudah diikuti oleh forkopimda kabupaten/kota kita bermunajat memohon kepada Allah untuk diberikan hujan,” tuturnya.
BMKG Sebut Bibit Hujan Masih Terbuka pada 1-4 September
Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada 1-4 September terdapat bibit air yang berpotensi dimanfaatkan untuk menghasilkan hujan. Namun realisasi hujan tidak selalu tepat berada di lokasi titik api.
Hujan Buatan yang Turun Bantu Perbaiki Kualitas Udara
Meski belum menyentuh hotspot, hujan yang turun di sejumlah wilayah Sumatera Selatan membantu memperbaiki kondisi udara. Jarak pandang dilaporkan membaik dan bau asap yang sebelumnya terasa mulai berkurang.
Hujan tersebut turun dengan volume berbeda-beda di berbagai daerah. Pemprov berharap hujan berikutnya bisa menjangkau lebih banyak lokasi, khususnya area rawan kebakaran hutan dan lahan.