MUSI BANYUASIN — Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdur Rohman Husen, membuka langsung sosialisasi PKM di Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Lilin, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, lurah, dan kasi kesejahteraan sosial dari tiga kecamatan, yakni Sungai Lilin, Babat Supat, dan Lalan.
Bantuan Hibah Rp 10 Juta untuk Pelaku Usaha Mikro
Kepala Dinas Koperasi UKM Muba, Zulkarnain, menjelaskan bahwa bentuk bantuan yang diberikan berupa hibah modal usaha sebesar Rp 10 juta per penerima. Bantuan ini tidak hanya bersifat modal, tetapi juga disertai pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga.
“Tahun ini terdapat kurang lebih 2.300 penerima manfaat yang tersebar di 15 kecamatan,” kata Zulkarnain. Rinciannya, 926 pelaku usaha akan menerima bantuan pada tahap I, dan 1.375 pelaku usaha pada tahap II sebagai lanjutan program rintisan usaha dari Dinas Sosial.
Syarat Penerima: Warga DTSEN Desil 1-5 dengan Usaha Mikro
Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen menegaskan bahwa program ini menyasar pelaku usaha mikro yang sudah memiliki usaha atau baru merintis. Calon penerima harus berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 5.
“Sebelum ditetapkan sebagai penerima hibah, seluruh calon penerima akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh tenaga pendamping Dinas Koperasi UKM,” ujar Kyai Abdur Rohman Husen. Ia menambahkan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tujuan program, persyaratan, mekanisme penyaluran, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat.
Komitmen Pemkab Muba Turunkan Angka Kemiskinan
Program Keluarga Maju merupakan program prioritas Pemkab Muba yang telah berjalan sejak tahun 2025. Pelaksanaannya melibatkan empat dinas, yaitu Dinas Sosial, Dinas Koperasi UKM, Dinas Ketenagakerjaan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Program Keluarga Maju ini merupakan komitmen kami bersama Bupati H M Toha Tohet untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegas Kyai Abdur Rohman Husen.
Sungai Lilin Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Ketiga
Sosialisasi di Sungai Lilin merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Sekayu, Sungai Keruh, dan Babat Toman. Rencananya, kegiatan serupa akan dilanjutkan di Kecamatan Bayung Lencir.
Camat Sungai Lilin, Drs Yuliarto, mengapresiasi pemilihan wilayahnya sebagai tuan rumah. Ia berharap informasi yang diperoleh para peserta dapat disampaikan kembali kepada masyarakat agar mekanisme Program Keluarga Maju dipahami secara menyeluruh. “Pelaksanaannya diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi warga yang berhak menerima bantuan,” tandasnya.