SUMATERA SELATAN — Samsung dikabarkan mulai mengerjakan tablet lipat berukuran 17 inci yang bisa menyusut jadi sekitar 8 inci saat dilipat, bocoran terbaru dari tipster @kro_roe di X. Belum ada jadwal rilis, harga, maupun spesifikasi resmi, jadi klaim ini masih sebatas rumor yang perlu diverifikasi. Apple juga disebut menyiapkan iPad lipat 18–20 inci, tapi prediksi analis Ming-Chi Kuo menyebut perangkat itu baru meluncur sekitar 2028.
Bocoran soal tablet lipat raksasa dari Samsung pertama kali muncul pada Agustus 2026 lewat akun @kro_roe, tapi saat itu belum jelas siapa produsen di balik proyek tersebut. Kini tipster yang sama menyebut Samsung sudah mulai mengerjakan perangkat itu, bahkan menyiapkan beberapa versi sekaligus unit pengujian. Perlu dicatat, semua ini masih level rumor: Samsung belum mengonfirmasi apa pun, dan belum ada bocoran desain maupun spesifikasi yang bisa dicek silang.
Ada dua skenario yang beredar soal bentuk perangkat ini. Opsi pertama, Samsung memakai satu panel layar lipat yang saat tertutup masih menyisakan sebagian layar di bagian luar. Opsi kedua, layar utama 17 inci dipasangkan dengan layar sekunder 8 inci di sisi luar, konsepnya mirip Galaxy Z Fold yang sudah dipakai di lini ponsel lipat Samsung.
Kalau opsi kedua yang dipilih, perangkat ini praktis berfungsi sebagai tablet besar saat dibuka dan tablet compact saat dilipat. Pendekatan semacam ini masuk akal secara pemakaian, tapi menambah kompleksitas engsel dan bobot. Dua hal yang selama ini jadi titik lemah perangkat lipat berukuran besar.
Teknologi panelnya sebenarnya bukan hal baru. Samsung Display pernah memamerkan konsep layar OLED lipat 17 inci pada 2021, jauh sebelum bocoran ini muncul. Yang belum jelas, apakah panel yang dipakai di perangkat anyar ini merupakan evolusi dari konsep tersebut atau generasi yang benar-benar berbeda.
Kesenjangan lima tahun antara konsep dan produk jadi itu wajar untuk kategori lipat. Masalah utama yang biasanya menghambat bukan sekadar layar bisa dilipat, tapi seberapa awet lipatan tersebut setelah dipakai ribuan kali, plus seberapa terlihat garis lipatnya di panel seluas 17 inci.
Samsung tidak sendirian di segmen ini. Apple disebut sedang menguji iPad lipat dengan layar 18–20 inci. Analis Ming-Chi Kuo memprediksi perangkat itu baru meluncur sekitar 2028, artinya Apple memberi jarak cukup panjang sebelum masuk pasar.
Kalau prediksi Kuo akurat, Samsung punya peluang lebih dulu masuk kalau proyek 17 inci ini benar-benar jalan. Tapi peluang itu juga jadi tekanan: jadi yang pertama di kategori tablet lipat besar berarti menanggung biaya edukasi pasar sendirian, termasuk soal harga yang hampir pasti tidak murah.
Samsung belum memberi informasi soal jadwal peluncuran tablet lipat ini. Harga dan spesifikasinya juga masih kosong. Untuk konteks, Galaxy Z Fold terbaru saja sudah dijual di kisaran Rp 20 jutaan ke atas di Indonesia, dan tablet lipat 17 inci secara logika akan berada di atas kelas itu.
Karena belum ada konfirmasi resmi, sebaiknya perlakukan bocoran ini sebagai indikasi arah pengembangan, bukan produk yang tinggal menunggu tanggal rilis. Tipster @kro_roe punya rekam jejak bocoran, tapi bocoran tetap bisa meleset, terutama untuk perangkat yang belum masuk tahap produksi massal.
Untuk pembaca yang menunggu tablet lipat besar, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal bahwa kategori tersebut sedang digarap serius oleh setidaknya dua pemain besar. Keputusan membeli tentu belum relevan sekarang, karena belum ada angka, belum ada tanggal, dan belum ada unit yang bisa diuji.