BRI Pagaralam Perkuat Pembiayaan dan Pendampingan UMKM untuk Dukung Swasembada Pangan

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:31:32 WIB
Pimpinan Cabang BRI Pagaralam Agustian Siburian menegaskan komitmen pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM.

PAGARALAM — Pimpinan Cabang BRI Pagaralam, Agustian Siburian, menegaskan bahwa dukungan terhadap agenda pangan nasional tidak berhenti pada penyaluran kredit. Pembiayaan disertai edukasi dan pendampingan agar pelaku usaha mikro mampu mengelola keuangan sekaligus mengembangkan kegiatan produktifnya.

Langkah tersebut menyelaraskan peran BRI di daerah dengan arah kebijakan perseroan yang menempatkan sektor pangan dan protein sebagai prioritas. Pelaku usaha mikro dan sektor produktif dinilai membutuhkan akses layanan keuangan yang sesuai kebutuhan usaha, bukan sekadar tambahan modal.

Mengapa Swasembada Dinilai Butuh Peran Perbankan

Akhmad Purwakajaya menyampaikan arahan itu dalam Indonesia Agrifood Forum 2026 di Jakarta. Menurut dia, program swasembada tidak bisa dijalankan satu pihak saja. Setiap pemangku kepentingan perlu mengambil peran sesuai kapasitasnya agar pengembangan sektor pangan dan protein berjalan optimal.

"Swasembada protein, swasembada pangan, ini memang harus kita keroyok rame-rame," kata Akhmad dalam forum tersebut.

Dalam konteks perbankan, BRI berperan mendukung aktivitas ekonomi melalui akses pembiayaan dan layanan keuangan bagi pelaku usaha. Dukungan itu perlu disertai edukasi serta pendampingan supaya pelaku usaha mampu memanfaatkan fasilitas perbankan secara tepat.

Tiga Peran yang Ditempatkan BRI di Sektor Pangan

Akhmad merinci peran perbankan yang tidak berhenti pada pembiayaan. Ada tiga hal yang menurut dia harus berjalan bersama:

  • Pembiayaan usaha bagi pelaku usaha mikro dan sektor produktif
  • Layanan transaksi keuangan yang memudahkan aktivitas usaha
  • Literasi keuangan dan pendampingan pelaku usaha

"Perbankan akan masuk di semua lini dengan mengikuti program pemerintah dan tetap saja kita harus menjaga bagaimana peran bank, termasuk di dalamnya jasa, transaksi keuangan, literasi, pendampingan, juga dukungan-dukungan literasi," ujarnya.

Pendekatan itu menempatkan pembiayaan sebagai salah satu unsur dalam membangun ekosistem usaha yang lebih kuat. Akses modal perlu berjalan bersama peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan agar pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang dan menjaga keberlanjutan bisnisnya.

Pembagian Peran: Pemerintah, Warga, dan Pelaku Industri

Akhmad menjelaskan, pemerintah perlu memberikan kepastian kebijakan, dukungan infrastruktur, serta program yang mendorong kegiatan usaha. Masyarakat diharapkan aktif mengambil peluang ekonomi ketika tersedia insentif yang mendukung.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, perbankan, dan pelaku industri dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan target swasembada. "Saya rasa seluruh pemangku kepentingan harus terlibat dalam program swasembada protein ini," tutupnya.

Bagi BRI Pagaralam, arahan tersebut menjadi dasar menyelaraskan dukungan perbankan di daerah dengan agenda penguatan pangan nasional. Pelaksanaan di tingkat lokal tetap disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha serta program yang dijalankan, termasuk melalui jaringan BRI yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top