ISPU Palembang Capai 513, Siswa SMP Negeri 15 Dipulangkan di Tengah Kabut Asap Tebal

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:31:02 WIB
Siswa SMP Negeri 15 Palembang meninggalkan sekolah setelah pihak sekolah mengumumkan kegiatan belajar dihentikan akibat kabut asap pekat.

PALEMBANG — Sejumlah siswa SMP Negeri 15 Palembang baru sampai di kelas tak lebih dari dua jam sebelum pihak sekolah mengumumkan mereka boleh pulang. Keputusan itu diambil karena kabut asap dinilai terlalu pekat untuk kegiatan belajar mengajar.

Pantauan di lokasi menunjukkan siswa keluar beramai-ramai dari gerbang sekolah, sebagian langsung dijemput orang tua yang mendapat informasi lewat pesan singkat sekolah.

ISPU 513, Jauh di Atas Ambang Berbahaya

Angka ISPU 513 menempatkan Palembang pada kategori berbahaya. Nilai itu jauh melampaui batas yang membuat aktivitas luar ruang seharusnya dihentikan total.

Sejumlah wali murid mempertanyakan mengapa sekolah tetap membuka kegiatan belajar pagi itu meski kualitas udara sudah memburuk sejak dini hari.

Salah satu wali murid, Junaidi, mengaku langsung menjemput anaknya begitu pengumuman keluar dari pihak sekolah.

"Memang benar kabut asap hari ini sangat pekat, saya menjemput anak pulang sekolah. Karena telah diumumkan siswa boleh pulang karena kabut asap," ujar Junaidi.

Modifikasi Cuaca Belum Mampu Tekan Asap

Operasi modifikasi cuaca dengan dry ice sudah dijalankan, tetapi kabut asap pada Selasa pagi justru terlihat semakin tebal. Upaya penyemaian awan itu belum memberi dampak signifikan terhadap kualitas udara permukaan.

BNPB sebelumnya mencatat kualitas udara Palembang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Dorongan Libur Sekolah Saat ISPU di Atas 500

Warga dan wali murid berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas untuk meliburkan sekolah jika ISPU sudah di atas 500. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan anak.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Palembang maupun pemerintah kota soal kebijakan libur menyeluruh. Sekolah-sekolah lain di kota itu masih beroperasi dengan pengaturan berbeda-beda.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top