PALEMBANG — Udara kabur diprakirakan masih mendominasi langit Sumatera Selatan sepanjang Minggu, 18 Oktober 2026. BMKG mencatat setidaknya 17 wilayah administratif di provinsi ini berpotensi mengalami kondisi tersebut sepanjang hari.
Imbauan kepada warga disampaikan menyusul prakiraan itu. Mereka yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan memakai masker dan mengurangi durasi paparan.
Prakiraan BMKG mencakup wilayah kabupaten dan kota di Sumsel. Dua di antaranya, Ogan Komering Ulu (OKU) dan Ogan Komering Ilir (OKI), dirinci suhu serta kelembapannya.
Rentang suhu di kedua wilayah itu tergolong tinggi pada siang hari, sementara kelembapan di OKI nyaris menyentuh 100% pada malam hingga dini hari.
Udara kabur membatasi jarak pandang dan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan. Bagi pengendara, kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama di jalan lintas antarkabupaten yang ramai kendaraan berat.
Warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, anak-anak, dan lanjut usia diminta lebih berhati-hati. Aktivitas luar ruang sebaiknya dijadwalkan pada pagi hari ketika kabur belum pekat.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca harian melalui laman bmkg.go.id. Informasi mencakup kondisi per wilayah, suhu, dan kelembapan yang bisa menjadi acuan sebelum beraktivitas.
Pembaruan itu penting karena kondisi udara kabur bisa berubah cepat, terutama bila dipengaruhi embusan asap atau perubahan arah angin. Warga diimbau mengecek prakiraan terbaru sebelum bepergian jauh.