PALEMBANG — Ribuan peserta mengikuti tiga kategori lomba, yakni half marathon 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer. Antusiasme warga menjadikan event ini sebagai salah satu gelaran olahraga terbesar di Sumatera Selatan tahun ini.
Suasana berbeda terlihat di garis start. Kapolda Sumatera Selatan bersama jajaran Forkopimda tidak sekadar melepas peserta, tetapi juga menyapa dan memberikan semangat langsung kepada para pelari. Gubernur Sumatera Selatan bahkan bergabung bersama ribuan peserta usai perlombaan.
"Pesan utamanya adalah sinergitas dan kebersamaan. Olahraga lari ini mengajarkan sportivitas dan kesetaraan, di mana semua orang dari berbagai latar belakang berada di tempat yang sama," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan.
Kabid Humas menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026 tidak lepas dari kolaborasi seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, panitia, dan relawan. Dukungan Gubernur Sumsel dinilai sangat luar biasa dalam memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan meriah.
"Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bapak Gubernur dan jajaran Forkopimda sangat luar biasa. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap warganya," katanya.
Selain memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini menjadi sarana kampanye gaya hidup sehat melalui olahraga lari sekaligus memperkuat interaksi positif antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan melibatkan lebih dari delapan ribu peserta, Sumsel Bhayangkara Run 2026 diharapkan mampu mendorong berkembangnya sport tourism di Sumatera Selatan.
Event ini juga memperkuat citra Palembang sebagai salah satu kota penyelenggara event olahraga berskala nasional. Polda Sumsel berharap semangat kebersamaan yang terbangun menjadi fondasi untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.