Gerbang Selamat Datang Empat Lawang Dipenuhi Semak Belukar, Sekda Perintahkan Pembersihan Segera

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:11:01 WIB
Gerbang selamat datang Empat Lawang dipenuhi semak belukar dan membutuhkan perawatan segera.

EMPAT LAWANG — Pemandangan kurang sedap menyambut siapa pun yang memasuki Kabupaten Empat Lawang dari arah Kabupaten Lahat. Gerbang selamat datang yang menjadi ikon daerah di kawasan Tanjakan, Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, kini ditumbuhi semak belukar di sejumlah sisi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, turun langsung meninjau kondisi gerbang tersebut. Peninjauan dilakukan bersama Asisten I Setda dan Tim Percepatan Pembangunan untuk mengidentifikasi langkah perbaikan.

Ikon Daerah Terbengkalai

Gerbang perbatasan itu berada tidak jauh dari kawasan Perkantoran Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang. Kondisinya yang tidak terawat dinilai mengurangi nilai estetika dan memberi kesan buruk bagi tamu yang baru tiba.

“Gerbang perbatasan ini merupakan salah satu ikon Kabupaten Empat Lawang. Kondisinya harus selalu bersih, rapi, dan terawat karena menjadi wajah daerah yang pertama kali dilihat oleh masyarakat maupun tamu yang memasuki wilayah Empat Lawang,” kata Fauzan dalam keterangannya.

Instruksi Langsung ke Dinas PUPR

Usai peninjauan, Sekda langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang untuk segera melakukan pembersihan dan perawatan di sekitar gerbang.

“Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk segera melakukan pembersihan dan perawatan. Jangan sampai gerbang yang menjadi identitas daerah ini terkesan tidak terurus. Kita ingin setiap orang yang datang ke Empat Lawang mendapatkan kesan pertama yang baik,” tegasnya.

Bagian dari Penataan Citra Daerah

Fauzan menegaskan, penataan kawasan gerbang perbatasan bukan sekadar urusan estetika. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus memperkuat citra positif Kabupaten Empat Lawang.

Pemerintah daerah tidak ingin keberadaan semak belukar dan kurangnya perawatan membuat gerbang perbatasan kehilangan nilai estetikanya. Pembersihan dijadwalkan mulai dilakukan dalam waktu dekat. (SLM)

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: relung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top