Karhutla Landa 5 Kabupaten di Sumsel, 11 Hektare Lahan Terbakar dan Sejumlah Wilayah Masih Berasap

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Senin, 06 Juli 2026 | 23:23:01 WIB
Helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan di lima kabupaten Sumsel.

PALEMBANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat sembilan titik api hasil pantauan patroli udara pada Minggu kemarin. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan empat helikopter dikerahkan untuk menjinakkan api di lima kabupaten tersebut.

Helikopter Water Bombing Dikerahkan di Empat Wilayah

Empat helikopter jenis berbeda diterjunkan untuk melakukan water bombing di lokasi karhutla. Helikopter VH-UHG/UH-60A melakukan dua kali sorti pemadaman di Semendawai Barat, OKU Timur dan Indralaya Utara, Ogan Ilir.

"Di OKU Timur dilakukan 14 kali water bombing dengan luas terbakar 2 hektare dan berhasil padam. Sedangkan di Ogan Ilir dilakukan 52 kali water bombing dengan luas terbakar 3 hektare. Kondisinya masih berasap," ujar Sudirman.

Dua Titik di PALI dan Banyuasin Masih Berasap Tipis

Helikopter VH-8UL/Sikorsky UH-60L dikerahkan ke wilayah Penukal Utara, Kabupaten PALI. Lahan yang terbakar seluas 2 hektare dan telah dilakukan 37 kali water bombing. Hingga akhir pemadaman, lokasi masih menyisakan asap tipis.

Sementara itu, helikopter N360UH/UH-60A melakukan dua kali sorti di Muara Kuang, Ogan Ilir dan Rantau Bayur, Banyuasin. Di Ogan Ilir, lahan terbakar 2 hektare dan berhasil padam setelah 15 kali water bombing. Sedangkan di Banyuasin, luas lahan terbakar juga 2 hektare dengan 22 kali water bombing.

Helikopter MI-8AMT/RA-22747 turut membantu pemadaman di Rantau Bayur dengan 34 kali water bombing. "Hingga akhir pemadaman kondisinya masih berasap," sambung Sudirman.

Patroli Udara Akan Diperpanjang Jika Asap Masih Terlihat

BPBD Sumsel belum menghentikan operasi pemadaman. Patroli udara direncanakan kembali dilakukan untuk memantau titik-titik yang masih menyisakan asap. "Jika masih terpantau asap, helikopter water bombing akan kembali dikerahkan untuk pemadaman," tegas Sudirman.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top