JAKARTA — Dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Klender, Jakarta Timur, terpaksa melarikan diri dengan tangan kosong setelah motor target tak bisa digerakkan. Mesin kendaraan sudah menyala, tetapi roda tetap terkunci akibat gembok tambahan yang dipasang pemilik.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat kedua pelaku mendekati sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir gang. Suasana masih sepi ketika salah satu pelaku dengan cepat merusak kunci stang menggunakan alat yang dibawanya hingga mesin menyala.
Namun, saat hendak membawa kabur motor tersebut, kendaraan tidak bisa berjalan. Roda belakang telah dipasangi kunci ganda, membuat upaya pelarian mereka sia-sia. Kedua pelaku pun meninggalkan motor itu dan kabur karena khawatir diketahui warga sekitar.
Sulastri, pemilik motor, menceritakan kejadian itu berawal saat ia bangun pagi sekitar pukul 05.00 WIB. “Tadinya, ada gembok dua, terus saya buka satu, yang satu masih kepasang. Pas saya nyuci, tetangga manggil saya, kok parkir di tengah jalan,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/7).
Ia mengaku baru menyadari motornya sempat menjadi sasaran pencuri setelah tetangga memanggilnya. “Alhamdulillah, pencuri yang mau ambil motor saya gak berhasil karena suami saya pakai kunci ganda di motor, jadi gak gampang diambilnya,” kata Sulastri.
Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan kunci bawaan pabrik saat memarkir kendaraan. Ia menegaskan bahwa pengaman tambahan seperti gembok atau kunci roda bisa menjadi penghalang efektif bagi pelaku curanmor.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menggunakan kunci ganda setiap memarkirkan sepeda motor, baik di rumah atau luar rumah,” tutur Sutikno. Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke polisi jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.