Guru Asal Musi Rawas Kehilangan Motor Rp 19 Juta Saat Ziarah ke Makam Mertua di Palembang, Dilaporkan ke Polisi

Penulis: Rizal Hamdani  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 17:21:31 WIB
Guru asal Musi Rawas kehilangan motor saat ziarah ke makam mertua di Palembang.

PALEMBANG — Niat mulia berziarah ke makam mertua berakhir dengan pengalaman pahit bagi Aditya Dayu Noviansyah (30), seorang guru asal Dusun I BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas. Sepeda motor Honda Beat tahun 2024 bernomor polisi BG 5921 GAH yang diparkirnya di depan pintu masuk kompleks pemakaman raib digondol pencuri, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban baru menyadari motornya hilang setelah selesai berdoa di dalam kompleks pemakaman. "Motor saya parkir di depan pintu masuk pemakaman, lalu saya masuk untuk berdoa. Setelah selesai dan hendak pulang, motor saya sudah tidak ada lagi di tempat," kata Aditya saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (3/7/2026).

Rekaman CCTV Perlihatkan Aksi Dua Pelaku

Merasa curiga dengan kejadian tersebut, Aditya memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari rekaman itu, terlihat dua orang pelaku bergerak cepat membawa kabur sepeda motor miliknya. "Kejadiannya sangat cepat, hanya dalam hitungan detik motor saya sudah dibawa kabur," ungkapnya.

Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 19 juta. Sepeda motor tersebut merupakan Honda Beat tahun 2024 berwarna hitam yang baru saja dibeli.

Polrestabes Palembang Terima Laporan dan Segera Selidiki

Pihak kepolisian telah menerima laporan korban dan akan menindaklanjutinya. Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Aditya berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini. Ia menilai aksi curanmor di Kota Palembang kini semakin meresahkan masyarakat. "Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya dan motor saya dapat ditemukan kembali. Kasus curanmor di Palembang sekarang sudah sangat meresahkan warga," harapnya.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top