BATURAJA — Kepala Bulog OKU Junirman mengonfirmasi bahwa pendistribusian bantuan telah rampung 100 persen per Senin (22/6). Total alokasi yang digelontorkan mencapai 3.256 ton beras dan 651.368 liter minyak goreng untuk tiga wilayah: OKU Induk, OKU Timur, dan OKU Selatan.
Untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu, Bulog mengerahkan sekitar 200 unit armada truk. Kendaraan tersebut menjangkau desa-desa penerima di OKU Raya dengan melibatkan pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat.
"Bantuan pangan yang disalurkan ini untuk alokasi Februari-Maret 2026," kata Junirman di Baturaja, Rabu.
Junirman menegaskan bahwa seluruh beras yang didistribusikan telah melalui pengecekan kualitas terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk memastikan bahan pokok yang diterima masyarakat benar-benar layak konsumsi.
Setiap kepala keluarga penerima mendapat jatah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga di tengah lonjakan harga pangan, khususnya beras yang saat ini sedang meroket di pasaran.
Program bantuan pangan ini merupakan respons pemerintah terhadap tekanan harga komoditas pokok. Dengan adanya tambahan pasokan beras dari Bulog, daya beli masyarakat di OKU Raya diharapkan tetap terjaga meskipun harga pasar sedang tinggi.
Distribusi yang melibatkan pemerintah kelurahan dan kecamatan dinilai efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Bulog juga mengerahkan armada tambahan untuk mengantisipasi medan sulit di beberapa titik di OKU Selatan yang akses jalannya terbatas.