SUMATERA SELATAN — Oceanman 2026 resmi berakhir setelah tiga hari penuh aksi di Pantai Kedonganan, Bali. Hari terakhir, Minggu (21/6), menjadi puncak perlombaan dengan tiga kategori utama: Ocean Sprint 2KM, Half Oceanman 5KM, dan Oceanman 10KM. Total peserta dari 27 negara ambil bagian, mulai dari Indonesia, Australia, Jepang, hingga Islandia.
Dani Darmawan, peserta kategori Oceanman 10KM, mengaku sangat puas dengan pengalaman berlomba tahun ini. Menurutnya, ombak di tengah lintasan yang cukup besar justru menjadi elemen yang membuat perlombaan terasa lebih hidup.
“Menurut saya Oceanman tahun ini sangat seru. Saya sangat excited mengikuti kategori 10KM, apalagi suasananya terasa lebih hidup dengan banyaknya peserta baru yang ikut bergabung,” kata Dani dalam keterangan pers yang diterima detikSport.
“Meskipun ombak di tengah lintasan cukup menantang, pengalaman itu justru menjadi lebih menyenangkan karena kami bisa saling menyemangati dan berjuang bersama sepanjang perlombaan,” sambungnya.
Budi, peserta asal Jakarta yang turun di kategori 10KM, merasakan sensasi berbeda saat berenang di laut lepas. Ia menyebut ombak justru bersahabat dan membuat pengalaman berenang semakin berkesan.
“Adrenalin saya naik dan saya sangat puas dengan race hari ini. Ombaknya juga bersahabat, sehingga membuat saya semakin menikmati pengalaman berenang di laut. Yang paling berkesan adalah bisa berenang bersama banyak orang dan merasakan dukungan dari sesama peserta,” ujar Budi.
Ia juga memuji suasana Oceanman Festival yang menurutnya membuat acara ini terasa istimewa.
Kesuksesan Oceanman 2026 tidak hanya diukur dari antusiasme peserta. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, A.A Putri Mas Agung, S.T., menilai ajang ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism global.
“Kami berharap Oceanman dapat terus berkembang dan menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik ke depannya, serta menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara pada tahun-tahun mendatang,” kata Putri.
Momentum ini menegaskan semangat Waves of Change yang diusung tahun ini. Oceanman tidak lagi sekadar perlombaan, melainkan ruang kolaborasi yang menghadirkan pengalaman, inspirasi, dan perubahan bagi komunitas renang perairan terbuka.