PALEMBANG — Ratusan warga yang rumahnya hangus dilalap api di Kelurahan 1 Ilir mulai mendapatkan kepastian untuk membangun kembali tempat tinggal mereka. PT Pusri Palembang, melalui program TJSL, menyalurkan material bangunan sebagai bantuan tahap kedua, Senin lalu.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Pusri Palembang, Maryono, di lokasi kebakaran. Langkah ini menjadi kelanjutan dari bantuan tahap pertama yang diberikan perusahaan sebagai respons cepat pascamusibah.
Maryono mengatakan bahwa bantuan material ini belum sepenuhnya menggantikan kerugian warga. Namun ia berharap kehadiran perusahaan bisa menjadi penguat bagi mereka yang tengah berjuang memulihkan kehidupan.
“Bantuan ini mungkin belum dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami warga. Namun kami berharap kehadiran Pusri dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat agar tetap kuat dan bangkit menghadapi cobaan ini,” ujar Maryono.
Perusahaan memilih menyalurkan bantuan secara bertahap. Alasannya, proses pembangunan rumah warga perlu dipantau agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat mendukung proses pemulihan warga secara maksimal,” kata Maryono.
Bantuan material ini berasal dari program TJSL PT Pusri Palembang dan dukungan dana yang dihimpun melalui Serikat Pekerja Pusri Palembang. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebagai respons cepat saat kebakaran terjadi.
Selain menyalurkan material, Pusri juga terus berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat. Langkah ini untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.
Kehadiran perusahaan di tengah warga yang tertimpa musibah diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi mereka untuk kembali menata kehidupan.
Bantuan material bangunan ini disalurkan untuk warga terdampak kebakaran di Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Jumlah pasti penerima bantuan tidak disebutkan, namun Pusri memastikan bantuan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan.
Bantuan tahap kedua berupa material bangunan untuk mendukung proses pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terdampak kebakaran. Jenis material spesifik tidak dirinci dalam siaran resmi perusahaan.
Pusri menyalurkan bantuan secara bertahap agar proses pembangunan rumah warga dapat terus dipantau. Perusahaan juga berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.