PRABUMULIH — Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 139 pejabat di lingkungan Pemkot setempat. Rotasi massal ini merupakan salah satu agenda penyegaran organisasi yang lazim dilakukan pemerintah daerah di Sumatera Selatan.
Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pengawas, hingga fungsional. Beberapa posisi strategis di dinas teknis, sekretariat daerah, serta lurah dan camat ikut bergeser dalam gelombang mutasi kali ini.
Franky Nasril menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja birokrasi. "Ini adalah penyegaran dan penguatan organisasi agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal," ujarnya dalam sambutan usai pelantikan.
Dengan bergantinya sejumlah kepala dinas dan lurah, warga yang biasa mengurus administrasi kependudukan, perizinan, atau program bantuan sosial di kantor kecamatan dan kelurahan perlu menyesuaikan diri dengan wajah-wajah baru. Namun, secara teknis, alur pelayanan di setiap instansi diyakini tidak berubah secara drastis.
Pemkot Prabumulih memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Masa transisi kepemimpinan di masing-masing unit kerja biasanya berlangsung sekitar satu hingga dua pekan ke depan.
Kebijakan mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan daerah umumnya didasarkan pada evaluasi kinerja periodik, kebutuhan regenerasi, atau penempatan ulang untuk mengisi posisi yang kosong. Franky Nasril menyebut bahwa mutasi ini sudah direncanakan sebelumnya dan melalui proses pertimbangan yang matang.
Ia juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. "Jangan ada masa jeda yang lama. Masyarakat butuh pelayanan cepat," tegasnya.
Warga Prabumulih yang mengalami kendala pelayanan selama masa transisi dapat melapor ke unit pengaduan di Sekretariat Daerah Kota Prabumulih. Setiap dinas dan kecamatan juga telah memiliki kanal pengaduan masing-masing yang bisa diakses secara langsung.
Pemkot juga mengimbau agar warga tidak ragu menanyakan prosedur baru kepada petugas di lapangan jika menemui perubahan alur administrasi pasca-rotasi.