Pejabat Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Dikerok Sebelum Kejang

Penulis: Faisal Zuber  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 13:59:14 WIB
Pejabat Kemenkumham Sumsel ditemukan meninggal mendadak di kos kawasan Palembang.

PALEMBANG — Peristiwa ini terjadi di kamar nomor 12 lantai 2 My Kost yang berlokasi di Jalan Ariodilah, Kecamatan Ilir Timur I, sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas dari Polrestabes Palembang langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari pemilik kos yang dihubungi oleh saksi.

Kronologi: Dari Minta Dikerok hingga Kejang

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat MY menghubungi seorang saksi untuk meminta tolong karena merasa kurang sehat. Saksi datang ke lokasi sekitar pukul 12.05 WIB dan membantu mengerok tubuh almarhum.

Namun, kondisi MY justru memburuk. Tak lama setelah dikerok, korban mengalami kejang dan mengeluarkan suara dengkuran yang tidak normal saat berada di atas tempat tidur. Melihat hal itu, saksi segera melapor ke pemilik kos yang kemudian menghubungi layanan medis darurat.

Tim Medis dan Polisi Turun Tangan

Tim medis dari RS Bhayangkara Palembang tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan, tim gabungan yang terdiri dari Piket Reskrim Unit Harda Satreskrim Polrestabes Palembang, Tim Identifikasi/Inafis, personel Samapta, serta anggota Polsek Ilir Timur I langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana menegaskan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan secara profesional. “Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari olah TKP hingga proses evakuasi, dilakukan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKBP Musa Jedi Permana.

Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut murni karena faktor kesehatan, bukan akibat tindak kriminal.

Jenazah Dibawa ke RS Siti Fatimah

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah MY kemudian dibawa ke RS Siti Fatimah Palembang untuk penanganan lebih lanjut. Rencananya, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah seluruh prosedur medis dan administrasi rampung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pemakaman.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: linggaupos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top