Pencarian

ChatGPT untuk Mac Kini Bisa Membaca dan Mengirim Pesan iMessage, SMS, serta RCS

Jumat, 21 Agustus 2026 • 01:44:31 WIB
ChatGPT untuk Mac Kini Bisa Membaca dan Mengirim Pesan iMessage, SMS, serta RCS
ChatGPT untuk Mac kini dapat membaca dan menyiapkan balasan pesan iMessage, SMS, serta RCS dengan persetujuan pengguna.

SUMATERA SELATAN — OpenAI resmi meluncurkan plugin Apple Messages untuk aplikasi desktop ChatGPT di perangkat Mac. Pembaruan ini menjadi salah satu yang paling signifikan bagi pengguna ekosistem Apple karena menjembatani asisten AI dengan komunikasi pribadi sehari-hari. Plugin ini tidak hanya berfungsi pada aplikasi ChatGPT standar, tetapi juga terintegrasi penuh dengan mode ChatGPT Work dan Codex.

Fitur ini mampu membaca, mencari, dan menyiapkan balasan pesan langsung dari antarmuka ChatGPT. OpenAI menegaskan bahwa pengiriman pesan tidak akan terjadi secara otomatis. Pengguna tetap harus menyetujui setiap pesan dan daftar penerima sebelum dikirim, kecuali pengguna secara sadar mengaktifkan persetujuan permanen.

Bagaimana Cara Kerja Integrasi Pesan di ChatGPT?

Setelah plugin diaktifkan, ChatGPT dapat mengakses arsip percakapan iMessage, SMS, dan RCS yang tersimpan di Mac. AI ini bisa digunakan untuk mencari percakapan lama, merangkum isi chat, atau membantu pengguna menyusun draf balasan dengan nada yang diinginkan.

Penting untuk dicatat, fitur ini tidak mengubah aplikasi Messages menjadi pintu masuk untuk mengobrol dengan ChatGPT. Pengguna tidak bisa berinteraksi dengan AI melalui aplikasi Messages secara remote. Fungsionalitas ini hanya berjalan satu arah: ChatGPT yang membaca dan menyiapkan pesan atas nama pengguna, bukan sebaliknya.

OpenAI juga memberikan catatan penting terkait kompatibilitas. Fitur ini hanya dapat berjalan pada Mac dengan chip Apple Silicon (M1 atau lebih baru). Pengguna yang masih menggunakan Mac berbasis prosesor Intel tidak akan mendapatkan akses ke plugin ini.

Risiko Privasi dan Kontrol Pengguna

Kemampuan AI untuk membaca pesan pribadi tentu memunculkan pertanyaan soal privasi. OpenAI menyadari hal ini dan telah menyusun panduan khusus untuk pengguna. Dalam panduan tersebut, perusahaan menekankan risiko dari pemberian persetujuan permanen (persistent approval) yang bisa membuat ChatGPT mengirim pesan tanpa konfirmasi ulang di masa mendatang.

"Secara default, ChatGPT hanya mengirim pesan setelah Anda menyetujui pesan dan penerimanya," demikian bunyi catatan rilis resmi OpenAI. "Lihat panduan plugin untuk risiko persetujuan permanen, langkah pencabutan akses, dan masalah yang diketahui terkait tugas yang menonaktifkan prompt persetujuan."

Bagi pengguna yang khawatir dengan keamanan data, OpenAI menyediakan opsi untuk mencabut akses plugin kapan saja melalui pengaturan sistem. Langkah ini direkomendasikan jika pengguna merasa tidak lagi membutuhkan integrasi tersebut atau ingin membatasi jumlah data yang diproses oleh AI.

Fitur Tambahan: Sinkronisasi Chat dan Kolaborasi Site

Selain integrasi Messages, pembaruan ini juga menghadirkan sinkronisasi chat yang disematkan (pinned chats) antara aplikasi desktop dan iOS. Pengguna kini bisa berpindah perangkat dari Mac ke iPhone tanpa kehilangan konteks percakapan penting yang telah disematkan.

OpenAI juga memperkenalkan fitur berbagi snapshot untuk thread Codex. Snapshot ini bersifat read-only, artinya salinan yang dibagikan tidak akan berubah meskipun thread asli terus dikembangkan. Tautan yang dibuat dari akun pribadi dapat diakses siapa saja yang memiliki URL, sedangkan tautan dari workspace hanya terbatas untuk anggota workspace tersebut.

Untuk pengguna ChatGPT dengan layanan Site, pemilik kini bisa mengundang anggota aktif workspace untuk berkolaborasi dalam mode co-edit. Editor dapat memperbarui konten dan data database, menyimpan versi, serta menerbitkan perubahan setelah pemilik melakukan publikasi pertama. Pemilik situs tetap memegang kendali penuh atas akses, pengaturan, analitik, dan pemulihan versi.

Perluasan Fitur ke Wilayah Eropa

Sebagai penutup, OpenAI turut memperluas jangkauan fitur Computer History ke pengguna paket Pro, Business, dan Enterprise di kawasan EEA, Swiss, dan Inggris. Fitur opsional ini memerlukan aktivasi Memories dan tetap dalam keadaan nonaktif secara default. Perluasan ini menyusul peluncuran fitur serupa yang sudah berjalan di wilayah lain sebelumnya.

Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini bisa menjadi pertimbangan menarik bagi mereka yang aktif menggunakan Mac dan iPhone secara bersamaan. Kemampuan untuk merangkum percakapan panjang atau menyusun draf pesan profesional bisa menghemat waktu, selama pengguna memahami batasan privasi yang ada.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks