Pencarian

BPBD OKU Padamkan Karhutla Satu Hektare di Baturaja Timur, Api Hanya Berjarak Ratusan Meter dari Permukiman

Jumat, 14 Agustus 2026 • 15:25:01 WIB
BPBD OKU Padamkan Karhutla Satu Hektare di Baturaja Timur, Api Hanya Berjarak Ratusan Meter dari Permukiman
Petugas BPBD OKU memadamkan api karhutla seluas satu hektare di Baturaja Timur yang berjarak ratusan meter dari permukiman warga.

BATURAJA — Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU langsung diterjunkan setelah titik panas terdeteksi melalui aplikasi SiPongi pada koordinat S: -4.1240° dan E: 104.2220°. Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, menyebutkan api pertama kali terlihat di area semak belukar yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.

"Karhutla terjadi pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB," kata Januar Efendi saat dihubungi dari Palembang, Jumat.

Lokasi Titik Api dan Jarak ke Permukiman

Lahan yang terbakar berada di lingkungan padat penduduk, sehingga potensi penyebaran api menjadi kekhawatiran utama petugas. Berdasarkan pantauan, jarak antara titik api dengan rumah warga hanya beberapa ratus meter, membuat proses pemadaman dilakukan dengan prioritas tinggi.

Tim satgas gabungan yang dikerahkan dalam operasi ini melibatkan personel BPBD OKU, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat sekitar. Mereka berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan pendukung berupa dua unit truk tangki air yang disiagakan dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran OKU.

Api Padam dalam Satu Jam, Petugas Lakukan Pendinginan

Upaya pemadaman berjalan relatif cepat. Januar menegaskan bahwa api berhasil dilokalisir dan dipadamkan hanya sekitar satu jam setelah peristiwa terjadi.

"Saat ini api sudah berhasil dipadamkan," tegasnya.

Meski api telah padam, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada bara atau titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kawasan tersebut.

Imbauan untuk Warga OKU

Menyusul kejadian ini, BPBD OKU kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi pemicu utama karhutla yang kerap terjadi di musim kemarau.

"Kami juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar ataupun membuang puntung rokok di sembarang tempat yang dapat memicu karhutla," tegas Januar.

Pihaknya berharap kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dapat meningkat, sehingga risiko bencana asap akibat karhutla dapat ditekan seminimal mungkin di wilayah Kabupaten OKU.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks