Pencarian

Tim Gabungan Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Ogan Ogan Ilir, Dua Korban Lain Masih Dicari

Minggu, 02 Agustus 2026 • 12:46:31 WIB
Tim Gabungan Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Ogan Ogan Ilir, Dua Korban Lain Masih Dicari
Tim gabungan mengevakuasi satu korban tenggelam di Sungai Ogan, Ogan Ilir, pada Minggu (2/8/2026).

OGAN ILIR — Operasi pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, memasuki babak baru setelah satu dari tiga korban berhasil ditemukan. Ari Febriansyah (18), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ditemukan tim gabungan pada pukul 00.00 WIB, Minggu (2/8/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Guntarto Eko Wibowo, menyampaikan bahwa korban ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam.

"Korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi tenggelam, dalam keadaan sudah meninggal dunia," terangnya, Minggu (2/8/2026).

Jenazah Ari Febriansyah telah dibawa ke RSUD Ogan Ilir di Tanjung Senai, Indralaya, untuk keperluan visum dan proses pemulangan ke keluarga.

Dua Korban Masih Hilang, Jarak Pencarian Diperluas

Tim pencarian gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan warga setempat masih berjuang mencari dua korban lainnya. Keduanya adalah Rahman Udin, warga Tanjung Bulan, Rambang Kuang, Ogan Ilir yang berdomisili di Jalan Sarjana, Timbangan, Indralaya Utara, serta Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Cilacap, Jawa Tengah.

"Untuk jarak pencarian kita perluas menjadi 5 kilometer, dengan peralatan perahu karet," lanjut Guntarto.

Perluasan area operasi dilakukan dengan pertimbangan arus Sungai Ogan yang cukup deras, terutama setelah hujan mengguyur kawasan hulu beberapa hari terakhir.

Berawal dari Terseret Arus Saat Bermain di Tepi Sungai

Peristiwa nahas ini bermula pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Ketiga korban bersama dua teman wanitanya tengah bermain di pantai pasir yang berada di aliran Sungai Ogan, Desa Rantau Alai.

Kronologi kejadian bermula ketika salah seorang laki-laki terseret arus Sungai Ogan. Melihat rekannya dalam bahaya, seorang pemuda lain yang berada di daratan bergegas memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut gagal dan ia ikut terseret arus.

"Melihat kedua temannya terseret aliran sungai, laki-laki yang satunya lagi berlari untuk membantu juga. Apa daya akhirnya ketiganya tenggelam," papar Guntarto.

Kedua teman wanita yang berada di lokasi kejadian selamat dan tidak mengalami luka-luka. Mereka sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar, namun arus sungai terlalu deras untuk dijangkau.

Waspada Arus Sungai Saat Musim Hujan

BPBD Ogan Ilir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada musim hujan. Arus bawah sungai (rip current) kerap tidak terlihat dari permukaan dan menjadi penyebab utama kecelakaan air.

Tim pencarian gabungan masih melanjutkan upaya pencarian dua korban lainnya sejak pagi ini. Operasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks