SUMATERA SELATAN — Anak usia 2-5 tahun sedang aktif-aktifnya bergerak dan mengenal lingkungan sekitar. Di rentang usia ini pula, orang tua sering dihadapkan pada pertanyaan seputar penanganan demam, kecelakaan kecil di rumah, sampai asupan makan anak yang sulit diatur.
Melalui Kelas Balita yang digelar Sabtu (12/9/2026), Puskesmas Banyuanyar di Kabupaten Sampang, Madura, mengajak orang tua membahas hal-hal praktis tersebut bersama tenaga kesehatan.
Kelas Balita merupakan kegiatan edukasi kesehatan yang menyasar orang tua dengan anak usia 2-5 tahun. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman keluarga soal perawatan anak sehari-hari.
Lewat kelas ini, orang tua bisa bertanya langsung ke petugas kesehatan, bukan sekadar membaca informasi dari internet. Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kesehatan keluarga di wilayah kerja puskesmas.
Rumah yang terasa aman bagi orang dewasa belum tentu bebas risiko untuk balita. Karena itu, keselamatan anak di rumah menjadi salah satu materi utama dalam Kelas Balita kali ini.
Orang tua diajak mengenali potensi bahaya di rumah, mulai dari benda tajam, stop kontak, hingga cairan pembersih yang mudah dijangkau anak. Tujuannya agar keluarga bisa mencegah kecelakaan kecil sebelum terjadi.
Anak yang demam atau batuk di malam hari sering membuat orang tua panik. Kelas ini memberi bekal cara penanganan awal sebelum membawa anak ke fasilitas kesehatan.
Materi ini penting agar orang tua tahu kapan cukup ditangani di rumah dan kapan harus segera mencari bantuan medis. Dengan begitu, penanganan tidak tertunda, tapi juga tidak berlebihan.
Dua topik lain yang dibahas adalah pencegahan penyakit dan pemenuhan gizi seimbang. Anak usia 2-5 tahun masih rentan tertular penyakit dari lingkungan sekitar, termasuk dari teman bermain.
Soal gizi, orang tua mendapat penjelasan soal susunan makan harian yang seimbang sesuai kebutuhan anak. Bukan sekadar kenyang, tapi juga cukup zat gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Meski sudah tahu penanganan awal, ada tanda yang tidak boleh diabaikan. Segera bawa anak ke puskesmas atau dokter bila demam tidak turun dalam beberapa hari, anak lemas, sulit makan atau minum, hingga muncul kejang.
Jika ragu, tidak ada salahnya berkonsultasi lebih cepat. Petugas kesehatan di puskesmas bisa membantu menilai apakah kondisi anak perlu penanganan lanjutan.
Informasi kesehatan anak berseliweran di media sosial, tapi tidak semuanya bisa dipercaya. Kelas Balita memberi ruang untuk memverifikasi informasi itu langsung ke sumber yang kompeten.
Selain itu, orang tua bisa bertemu sesama ibu dan berbagi pengalaman soal pengasuhan anak seusia balita. Dukungan semacam ini sering membuat ibu lebih tenang menghadapi hari-hari mengasuh anak aktif.
Bagi orang tua di wilayah Sampang dan sekitarnya, mengikuti Kelas Balita di Puskesmas Banyuanyar bisa jadi langkah kecil yang berdampak besar. Bekal keselamatan, penanganan awal sakit, pencegahan penyakit, dan gizi seimbang membantu ibu lebih percaya diri merawat anak usia 2-5 tahun.