PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan stimulan bantuan Presiden melalui Menteri Kehutanan untuk daerah yang terpapar karhutla. Nilainya Rp 30 miliar khusus untuk Provinsi Sumsel.
"Jadi daerah-daerah yang terpapar karhutla, ada stimulan bantuan Presiden melalui Menteri Kehutanan. Itu kalau tidak salah, Rp 30 miliar untuk Provinsi Sumsel," kata Herman Deru, Sabtu (12/9/2026).
Dana itu tidak diberikan ke seluruh kabupaten dan kota. Hanya wilayah yang benar-benar terdampak karhutla yang bisa mengaksesnya.
Pemprov Sumsel belum memutuskan ke mana anggaran akan dialokasikan. Petunjuk teknis pemanfaatan disebut baru saja diterima dari pemerintah pusat.
"Jadi ada stimulan dari Menteri Kehutanan, yang juknisnya dibuat bersama-sama dengan Kemendagri. Sudah turun juknisnya," ujarnya.
Juknis itu disusun bersama Kementerian Dalam Negeri dan menjadi acuan penggunaan bantuan. Deru menyebut pihaknya akan mempelajari isinya lebih dulu sebelum bergerak.
"Kita akan memanfaatkan sesuai juknis, juknisnya baru turun. Dikirim langsung oleh Pak Mendagri. Nanti kita cek dulu bagaimana caranya," jelasnya.
Selain stimulan anggaran, bantuan peralatan yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto untuk Sumsel sudah tiba. Bantuan itu mencakup 100 motor trail, 20 ekskavator, 500 sumur bor, dan 500 pompa.
Sebagian peralatan sudah diturunkan melalui Kodam setempat. Gubernur meminta warga mengecek langsung keberadaannya.
"Motor dan itu sebagian sudah diturunkan melalui kodam, jadi boleh dicek di Pangdam. Ekskavator juga sudah, jadi boleh dicek di kodam, karena Mabes TNI kemarin kan yang ngurus itu," tukasnya.
Dengan juknis yang sudah turun, Pemprov Sumsel tinggal menentukan pola pemanfaatan Rp 30 miliar tersebut. Arah penggunaannya akan mengikuti ketentuan yang disusun Kementerian Kehutanan bersama Kemendagri.