Pencarian

Gubernur Herman Deru Mulai Pembangunan Flyover Batubara KM 111 Lahat: Demi Kenyamanan dan Keselamatan Warga

Minggu, 18 Januari 2026 • 13:30:07 WIB
Gubernur Herman Deru Mulai Pembangunan Flyover Batubara KM 111 Lahat: Demi Kenyamanan dan Keselamatan Warga
Gubernur Herman Deru memulai pembangunan Flyover Batubara KM 111 di Lahat untuk meningkatkan keselamatan warga.

LAHAT – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kembali melanjutkan agenda percepatan pembangunan infrastruktur di Sumsel. Setelah melakukan groundbreaking underpass PT MIP, Herman Deru langsung melanjutkan kegiatan dengan groundbreaking Jembatan Flyover KM 111 khusus angkutan batubara milik PT Serpo Lintas Raya, Jumat (16/1/2026).

Pembangunan flyover ini menjadi langkah penting dalam penataan jalur logistik batubara di lintas Kabupaten Lahat–Muara Enim, yang selama bertahun-tahun bersinggungan langsung dengan jalan umum dan aktivitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kebijakan penataan jalur batubara bukan semata persoalan ketegasan pemerintah terhadap industri, melainkan berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Selama bertahun-tahun masyarakat harus berbagi ruang dengan kendaraan besar bermuatan batubara di jalan umum. Ini bukan soal pemerintah tegas atau tidak terhadap industri, tetapi soal hati nurani. Kita ingin semua pihak nyaman—negara mendapat devisa, perusahaan memperoleh keuntungan, dan rakyat merasa aman,” ujar Herman Deru.

Ia mengapresiasi langkah PT Serpo Lintas Raya yang memilih berinvestasi pada pembangunan infrastruktur jalur khusus batubara. Menurutnya, industri pertambangan sebagai penyumbang devisa negara harus dikelola secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan hak masyarakat pengguna jalan.

Flyover KM 111 dirancang sebagai jalur melayang yang akan memisahkan perlintasan truk batubara dari kendaraan umum, sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di jalur vital tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Serpo Lintas Raya, Viktor, menjelaskan bahwa flyover tersebut memiliki panjang 370 meter dan lebar 11 meter, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 12 bulan.

“Flyover ini merupakan penyempurnaan sistem pengangkutan batubara kami. Kami menyadari tantangan di lapangan, termasuk faktor cuaca, namun berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.

Pembangunan Flyover Batubara KM 111 diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menata jalur logistik pertambangan sekaligus meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat di sekitar lintasan Lahat–Muara Enim.

Bagikan
Sumber: sumselprov.go.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks