MUARADUA — Kontingen IPSI OKU Selatan menutup rangkaian persiapan menuju POPDA Sumatera Selatan 2026 melalui pemusatan latihan akhir. Latihan ini menjadi tahapan terakhir sebelum para pesilat diterjunkan ke ajang tingkat provinsi.
Ketua IPSI OKU Selatan, H. Sukaria Saputra, yang akrab disapa H. Aput, menilai pemusatan latihan akhir bukan sekadar penggemblengan rutin. Menurutnya, tahapan ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh atas kesiapan atlet yang akan membawa nama daerah.
Pemusatan latihan menitikberatkan pada empat aspek sekaligus: teknik, fisik, mental, dan kedisiplinan. Keempatnya dinilai saling terkait dalam menentukan performa pesilat di tingkat provinsi.
"Pelaksanaan Training Center terakhir ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memantapkan kesiapan seluruh atlet, baik dari sisi teknik, fisik, mental maupun kedisiplinan," kata H. Aput.
Evaluasi teknik menyangkut penguasaan jurus dan pola serang-bela. Sementara aspek fisik menyangkut daya tahan dan kebugaran yang dibutuhkan selama pertandingan berlangsung.
Menghadapi kompetisi tingkat provinsi, atlet IPSI OKU Selatan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik yang baik. Mental bertanding, semangat juang, dan rasa percaya diri yang kuat dinilai sama pentingnya.
H. Aput menyebut ketiga hal itu menjadi pembeda di arena, terutama saat menghadapi lawan dengan kemampuan teknis sepadan. Pesilat yang lebih siap secara mental dinilai lebih mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Aspek kedisiplinan juga masuk dalam evaluasi, mulai dari kehadiran latihan hingga kepatuhan pada instruksi pelatih. Disiplin dianggap sebagai fondasi agar program latihan berjalan sesuai target.
POPDA Sumatera Selatan 2026 mempertemukan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Bagi OKU Selatan, ajang ini menjadi kesempatan menampilkan hasil pembinaan atlet pelajar di cabang pencak silat.
Seluruh atlet yang masuk kontingen telah melewati rangkaian seleksi dan latihan bertahap. Pemusatan latihan terakhir menjadi pintu masuk sebelum kontingen resmi dilepas menuju arena pertandingan.
IPSI OKU Selatan belum merinci jumlah atlet yang akan diturunkan maupun kelas yang diikuti. Namun H. Aput memastikan seluruh persiapan diarahkan pada satu target: kesiapan maksimal para atlet saat bertanding mewakili daerah.