PALEMBANG — Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho memimpin penyerahan fasilitas air bersih tersebut. Kegiatan ditandai dengan penandatanganan 18 prasasti sumur bor, pengguntingan pita, dan pembukaan keran air sebagai tanda fasilitas mulai dapat dimanfaatkan masyarakat.
Salah satu titik sumur bor berada di kawasan Soak Permai, Kecamatan Sukarami, Palembang. Bagi warga setempat, keberadaan sumur bor menjadi penting karena sumber air yang biasa mereka gunakan mulai terdampak kemarau.
Pembangunan sumur bor tidak hanya menyasar Kota Palembang. Fasilitas air bersih itu tersebar di sejumlah daerah dengan rincian wilayah sebagai berikut:
Dengan penyebaran tersebut, fasilitas air bersih menjangkau 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari warga di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Program penyediaan air bersih diarahkan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air, terutama ketika sumber air konvensional berkurang akibat kondisi kemarau.
Kondisi itu yang mendorong Bhayangkari Daerah Sumsel bersama Polda Sumsel menghadirkan sumur bor di titik-titik yang dinilai paling membutuhkan.
Warga kawasan Soak Permai merasakan langsung manfaat fasilitas tersebut. Sumur bor menjadi alternatif sumber air ketika pasokan dari sumber yang biasa digunakan mulai menurun.
Pembukaan keran air secara simbolis menandai fasilitas siap dipakai untuk kebutuhan rumah tangga warga di sekitar titik pembangunan.