PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan bersama Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, meresmikan outlet UMKM Awan Kerupuk 988 di Palembang. Acara yang digelar bersamaan dengan agenda Bincang Santai Dukungan Industri Jasa Keuangan ini menjadi simbol komitmen bersama memperkuat ekosistem wirausaha muda.
Outlet tersebut tidak sekadar tempat berjualan. Lebih dari itu, ruang ini diproyeksikan sebagai simpul pertemuan antara pelaku usaha muda dengan konsumen, investor, dan mitra strategis. Peresmian ini merupakan langkah nyata akselerasi Program Strategis 100.000 Sultan Muda yang digagas TPAKD bersama Sultan Muda Sumsel Center (SMSC).
Program 100.000 Sultan Muda memiliki tiga fokus utama. Pertama, penguatan literasi dan inklusi keuangan agar pelaku usaha paham mengelola modal. Kedua, perluasan akses pembiayaan dan pasar. Ketiga, penyediaan outlet fisik sebagai etalase promosi produk lokal.
Gubernur Sumsel menegaskan bahwa keberlanjutan wirausaha muda membutuhkan ekosistem yang komprehensif. “Program 100.000 Sultan Muda adalah langkah strategis mencetak generasi mandiri dan inovatif sebagai penggerak ekonomi daerah. Dukungan tidak boleh berhenti di motivasi saja, tapi harus menyentuh pembiayaan hingga akses pasar,” ungkapnya dalam sambutan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan program ini. Pihaknya menggandeng Bank Indonesia, Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Industri Jasa Keuangan (IJK), HIPMI, dan para wirausahawan muda.
“Melalui literasi keuangan, pembiayaan yang inklusif, dan digitalisasi, kita ingin membentuk wirausahawan muda yang tangguh, adaptif, serta berdaya saing tinggi,” jelas Arifin. Acara ini juga dihadiri Anggota DPD/MPR RI Dapil Sumsel yang turut mendorong akselerasi program.
Outlet Awan Kerupuk 988 menjadi percontohan bagaimana ruang promosi fisik bisa menjadi katalis pertumbuhan UMKM. Produk lokal binaan kini memiliki tempat untuk bertemu langsung dengan pasar, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada platform digital.
Sinergi kuat antara pemerintah, regulator, IJK, dan pelaku usaha ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Target jangka panjangnya mendukung pertumbuhan ekonomi menuju Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua.(edi)