OGAN ILIR — Sebuah tragedi terjadi di Jalintim Palembang-Kayu Agung, tepatnya di Desa Talang Balai Baru, Kecamatan Tanjung Raja, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Tiga korban jiwa yang merupakan satu keluarga tak tertolong setelah mengalami luka parah akibat tabrakan dengan truk diesel.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, Iptu Dede Supria Yovi, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ketiga korban adalah Jimi Pratama (30), Merry Anggaria (28), dan putri mereka yang masih berusia enam tahun berinisial AB.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat ketiga korban berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BG 5074 TT. Mereka melaju searah dengan truk diesel bernomor polisi BG 8720 UV di jalur lurus kawasan Desa Talang Balai Baru.
"Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk tersebut menabrak sepeda motor dari arah belakang," ujar Iptu Dede saat memberikan konfirmasi kepada wartawan, Selasa sore, dikutip dari Sripoku.
Benturan keras membuat ketiga korban terpental ke badan jalan. Warga yang melihat kejadian langsung berupaya menolong bersama petugas kepolisian yang tiba di lokasi. Seluruh korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Sayangnya, upaya pertolongan tim medis tidak membuahkan hasil. "Karena luka-luka yang diderita cukup fatal, ketiganya dinyatakan meninggal dunia saat sedang diberikan pertolongan oleh tim medis," ungkap Iptu Dede.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah ketiga korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Desa Sekonjing, Kecamatan Tanjung Raja, untuk dimakamkan. Sementara itu, sopir truk diesel beserta kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan ke Pos Lantas Polres Ogan Ilir guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Kayu Agung sempat mengalami ketersendatan. Petugas kepolisian yang berada di lokasi langsung melakukan pengaturan agar kemacetan tidak meluas. Kondisi lalu lintas berangsur normal setelah proses evakuasi selesai.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Dugaan sementara, faktor jarak aman antara kendaraan menjadi pemicu utama tragedi yang menimpa satu keluarga ini.