Bukan Sekadar "Negeri di Atas Awan", Bukit Gatan Musi Rawas Tawarkan Camping dengan Pemandangan City Light

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:49:01 WIB
Bukit Gatan Musi Rawas menawarkan pemandangan city light dari ketinggian 348 mdpl.

MUSI RAWAS — Bukit Gatan di Desa Sukorejo, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menawarkan pengalaman wisata alam yang berbeda dari perbukitan pada umumnya. Destinasi dengan ketinggian 348 mdpl ini tidak hanya menyajikan panorama "negeri di atas awan" di pagi hari, tetapi juga pemandangan kerlip lampu kota atau city light dari puncak pada malam hari.

Hanya untuk Pendaki Dewasa dan Pecinta Alam

Pengelola Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Bukit Gatan, Edi Irawan, menegaskan bahwa tempat ini bukan untuk semua kalangan. "Wisata ini tidak semua orang bisa menikmati, berbeda dengan Bukit Cogong yang bisa dinikmati anak-anak. Untuk Bukit Gatan sendiri ini, hanya orang dewasa dan pecinta alam," ujarnya kepada Sripoku.com.

Daya tarik utama Bukit Gatan justru terletak pada tantangan medan pendakiannya. Sepanjang jalur menuju puncak, pengunjung akan disuguhi pemandangan pedesaan, formasi batu unik, hingga sensasi menembus kabut tebal.

Tarif Camping Mulai Rp20.000, Tenda Bisa Disewa Rp50.000

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, mayoritas pengunjung memilih untuk berkemah (camping) ketimbang sekadar mendaki pulang (hiking). "Kebanyakan mereka camping, untuk merayakan dan menghabiskan malam pergantian tahun baru," ungkap Edi.

Bagi yang ingin bermalam, biaya yang dikeluarkan terbilang murah. Pengelola mematok tarif paket camping Rp10.000 per orang ditambah Rp10.000 untuk jasa penitipan barang. Sementara itu, paket hiking atau tektok hanya Rp5.000 per orang plus Rp5.000 biaya penitipan barang.

Pengunjung yang tidak membawa perlengkapan dari rumah bisa menyewa tenda dengan harga Rp50.000 per unit. "Kami juga menyiapkan tenda untuk camping, harga sewanya Rp50.000 per unitnya. Ada juga hammock, dan peralatan tenda lainnya juga ada," papar Edi.

Menyambut Long Weekend, Pengelola Siapkan Jalur Khusus

Menjelang libur panjang atau long weekend, termasuk momen pergantian tahun, Bukit Gatan biasanya langsung diserbu pendaki. Edi Irawan menyebut pihaknya telah melakukan persiapan matang, salah satunya membersihkan jalur pendakian.

Meski keindahan alamnya menggoda, pengelola mengingatkan setiap pengunjung untuk mengutamakan keselamatan dan kelestarian alam. "Termasuk juga soal keamanan dan keselamatan, itu yang menjadi prioritas kami sebagai pengelola," tegas Edi.

Setiap pendaki diwajibkan menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta ekstra hati-hati saat menyalakan api di area perkemahan.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: style.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top