SEKAYU — Sebanyak 7 keluarga kurang mampu di Desa Bukit Jaya C3, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, kini bisa bernapas lega. Pemerintah desa setempat telah mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) triwulan II tahun anggaran 2026, Kamis (11/6/2026). Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) memperoleh Rp 900.000, akumulasi dari alokasi Rp 300.000 per bulan untuk periode April hingga Juni.
Proses pencairan berlangsung di kantor desa dan dipantau langsung oleh Kepala Desa Bukit Jaya C3, Juhari, didampingi perangkat desa. Turut hadir Babinkamtibmas Polsek Sungai Lilin, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta perwakilan dari kecamatan, Choerul Mustofa. Kehadiran lintas elemen ini memastikan proses distribusi berjalan transparan dan tertib.
Kepala Desa Juhari menegaskan, program ini menyasar warga miskin, lansia, dan mereka yang kehilangan mata pencaharian. "Kami imbau kepada 7 KPM agar menggunakan dana bantuan ini dengan sebaik-baiknya sehingga bermanfaat," ujar Juhari dalam sambutannya. BLT-DD tahun ini hanya dialokasikan untuk 7 KPM, angka yang lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang sempat menjangkau belasan keluarga.
Warga desa menyambut antusias pencairan ini. Bantuan tersebut dianggap sangat membantu meringankan beban ekonomi, terutama bagi keluarga kurang mampu dan lansia yang terdampak situasi ekonomi yang sulit. "Kami berterima kasih, bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari," ujar salah satu penerima yang enggan disebut namanya. Warga pun mengapresiasi pemerintah desa yang menyalurkan bantuan sesuai dengan waktu kebutuhan mereka.
BLT Dana Desa merupakan salah satu instrumen perlindungan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Tujuan utamanya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Di Musi Banyuasin, pola penyaluran seperti ini menjadi andalan bagi desa-desa dengan keterbatasan anggaran untuk menjaring warganya yang paling rentan. Kepala Desa Juhari berharap pencairan triwulan berikutnya bisa tetap lancar tanpa kendala administrasi.