PALEMBANG — Potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai petir dan angin kencang diprediksi bakal menyasar belasan wilayah di Sumatera Selatan dalam 24 jam ke depan. BMKG Sumsel mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat di daerah rawan tidak lengah, terutama pada peralihan siang menuju malam hari.
Pada siang hingga sore hari, dua kabupaten menjadi sorotan utama: Banyuasin dan Musi Banyuasin. Di dua wilayah ini, hujan dengan intensitas sedang berpotensi disertai sambaran petir dan angin kencang yang datang tiba-tiba.
Memasuki malam hingga dini hari, daftar wilayah yang harus waspada bertambah panjang. BMKG menyebutkan, potensi cuaca serupa diprakirakan terjadi di Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara), PALI, Muara Enim, Prabumulih, dan Ogan Ilir.
Menurut rilis BMKG Sumsel, pagi hari sebagian besar wilayah Sumsel masih cerah berawan. Namun potensi hujan ringan sudah mulai muncul di Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin.
Memasuki siang hingga sore, cuaca berawan merata. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Muratara, Musi Rawas (Mura), Empat Lawang, Lahat, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Muara Enim, OKU Selatan, dan Muba.
Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang diprediksi meluas ke Muratara, Mura, Lubuk Linggau, Muba, Banyuasin, PALI, Muara Enim, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, OKI, Prabumulih, Empat Lawang, Lahat, Palembang, dan Ogan Ilir. Kondisi serupa diperkirakan masih berlanjut hingga dini hari.
BMKG secara spesifik meminta warga di wilayah Banyuasin dan Musi Banyuasin untuk waspada pada siang hingga sore hari. Sebab, hujan sedang di dua daerah ini berpotensi memicu genangan dan pohon tumbang akibat angin kencang berdurasi singkat.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari, wilayah Musi Banyuasin, Musi Rawas, Muratara, PALI, Muara Enim, Prabumulih, dan Ogan Ilir masuk dalam zona waspada serupa. Masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang.