Prabowo Cerita Dua Angka Keberuntungannya di Depan Siswa Sekolah Rakyat Tabanan

Penulis: Ahmad Syukri  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 16:35:01 WIB
Presiden Prabowo berbagi cerita tentang angka keberuntungannya di SRMP 17 Tabanan.

SUMATERA SELATAN — Di hadapan para siswa dan guru SRMP 17 Tabanan, Prabowo memulai ceritanya dengan mengaitkan angka sekolah tersebut dengan hari kemerdekaan Indonesia. “17 itu kayanya angka baik ya. Angka proklamasi kita 17 Agustus. 1 tambah 7, 8,” ujar Prabowo di hadapan hadirin.

Kepala Negara kemudian menceritakan pengalaman pribadinya saat masih berdinas di militer. Ia mendapat nomor sandi 08 yang melekat erat di ingatannya. “Saya waktu dulu di tentara diberi kode/sandi, sandinya adalah 08. Jadi, angka 8 bagi saya sangat angka yang beruntung,” kata Prabowo.

Dari Kode Sandi Militer hingga Angka Proklamasi

Prabowo menjelaskan bahwa angka 8 tidak hanya muncul dari nomor sandi lamanya, tetapi juga dari penjumlahan angka 17 yang merupakan tanggal proklamasi. “1 tambah 7 hasilnya 8. Itu terus muncul dalam hidup saya,” tuturnya.

Selain angka 8, Prabowo juga menyebut angka 13 sebagai angka keberuntungan keduanya. Ia mengaku tidak bisa menjelaskan secara ilmiah, namun angka tersebut kerap hadir dalam berbagai peristiwa penting yang ia lalui. “Saya tidak tahu kenapa, tapi 13 juga selalu ada. Mungkin ini sudah takdir,” imbuhnya.

Kunjungan ke Sekolah Rakyat yang Baru Dirintis

Kunjungan ke SRMP 17 Tabanan merupakan bagian dari agenda Presiden meninjau langsung program Sekolah Rakyat yang tengah dirintis pemerintah. Sekolah ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah siswa dan meninjau fasilitas belajar mengajar. Ia berpesan agar para siswa giat belajar dan tidak mudah menyerah meraih cita-cita. “Jangan pernah takut dengan angka atau apapun. Yang penting kalian punya semangat,” pesannya.

Pernyataan Presiden soal angka keberuntungan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan wartawan yang meliput. Pasalnya, Presiden jarang sekali membahas hal-hal personal seperti ini di depan publik. Biasanya, pidato Prabowo lebih banyak berkutat pada isu kebijakan ekonomi, pertahanan, atau pembangunan infrastruktur.

Sejumlah pengamat menilai cerita tersebut sebagai upaya Presiden untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. “Ini cara yang cukup efektif untuk membangun kedekatan personal. Angka-angka itu menjadi jembatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya,” ujar seorang pengamat komunikasi politik yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana mengenai maksud khusus di balik pernyataan angka keberuntungan tersebut. Kunjungan Presiden ke Tabanan sendiri berlangsung tertutup dan hanya dihadiri oleh rombongan terbatas.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: nasional.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top