Gubernur Sumsel Herman Deru Dorong Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru, Targetkan Literasi Masyarakat Meningkat

Penulis: Rizal Hamdani  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:29:01 WIB
Gubernur Herman Deru membuka FESyar Regional Sumatera 2026 sebagai upaya dorong ekonomi syariah di Sumsel.

PALEMBANG — Dengan komposisi penduduk Muslim mencapai sekitar 90 persen, Sumatera Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah sebagai sektor andalan baru. Namun, Gubernur Herman Deru mengakui bahwa pemanfaatan layanan keuangan syariah oleh masyarakat masih belum optimal. Hal ini disampaikannya saat membuka FESyar Regional Sumatera 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian menuju festival nasional.

"Syariah itu bukan hanya label, tetapi perilaku," tegas Herman Deru dalam sambutannya, menekankan bahwa penerapan prinsip syariah harus tercermin dalam praktik ekonomi yang jujur, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Mengapa Literasi Ekonomi Syariah Masih Rendah?

Gubernur menyoroti perlunya evaluasi mendalam untuk mencari tahu akar permasalahan rendahnya adopsi ekonomi syariah di Sumsel. Apakah penyebabnya karena kurangnya sosialisasi atau rendahnya penerimaan masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah. Menurutnya, tanpa pemahaman yang baik, potensi besar sektor ini tidak akan tergarap maksimal.

"Diperlukan upaya kolektif untuk meningkatkan literasi dan penerimaan masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah," ujar Herman Deru, menambahkan bahwa peningkatan ini diharapkan dapat mendorong kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Fondasi Ekonomi Sumsel yang Kuat Jadi Modal

Dalam kesempatan yang sama, Herman Deru memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang menjadi modal penting. Pertumbuhan ekonomi Sumsel saat ini menempati posisi kedua tertinggi di Pulau Sumatera, hanya kalah dari Riau. Selain itu, Sumsel juga berhasil dalam pengendalian inflasi dan meraih capaian terbaik dalam digitalisasi keuangan daerah.

Pemerintah Provinsi Sumsel terus memperkuat fondasi ekonomi melalui berbagai proyek strategis, salah satunya pembangunan pelabuhan samudera. Proyek ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

Generasi Muda Jadi Kunci Pengembangan

Herman Deru menekankan bahwa penguatan literasi keuangan syariah perlu dimulai sejak dini, melibatkan sekolah dan perguruan tinggi. Generasi muda diajak untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mengembangkan sektor ekonomi syariah di masa depan.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait, kata Herman Deru, akan terus mencari solusi agar ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel dapat berkembang lebih pesat. Prinsip ekonomi syariah, menurutnya, mendorong praktik berekonomi yang baik, transparan, dan sesuai kaidah, sekaligus tetap berorientasi pada pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan untuk semua lapisan masyarakat.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: merdeka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top