PALEMBANG — Rata-rata volume pengguna LRT Sumsel selama tiga hari libur itu mencapai 13.573 penumpang per hari. Angka ini naik signifikan dibanding hari biasa, didorong oleh sejumlah kegiatan masyarakat di Kota Palembang.
Peningkatan jumlah pengguna tidak lepas dari penyelenggaraan Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam dan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi. Kedua acara yang terpusat di kawasan perkotaan membuat warga lebih memilih LRT karena praktis dan bisa menghindari kepadatan lalu lintas.
"Kegiatan masyarakat yang terpusat di kawasan perkotaan mendorong meningkatnya minat penggunaan transportasi publik karena dinilai lebih praktis dan nyaman serta mampu menghindari kepadatan lalu lintas saat pelaksanaan CFN maupun CFD," kata Aida Suryanti dalam keterangannya, Rabu (4/6).
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang saat CFN, operator LRT Sumsel menambah jumlah perjalanan pada Sabtu malam menjadi 98 perjalanan. Padahal, perjalanan reguler harian hanya 94 perjalanan.
Penambahan ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap lancar tanpa harus menunggu lama di stasiun.
Selama periode libur, Stasiun Asrama Haji menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi, mencapai 8.440 orang. Stasiun Ampera juga menjadi favorit karena berada di pusat kota dan dekat dengan lokasi CFD serta CFN.
Stasiun DJKA tercatat sebagai stasiun terpadat ketiga dengan total 5.662 penumpang, disusul Stasiun Bumi Sriwijaya yang berada di kawasan pusat perbelanjaan. Sementara itu, Stasiun Bandara yang terhubung langsung dengan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II melayani 3.128 penumpang.
PT KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan berkomitmen terus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi operasional, keselamatan, keamanan, maupun kenyamanan perjalanan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama. Langkah ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi sekaligus menekan kepadatan lalu lintas di perkotaan.
"Penggunaan transportasi publik juga berkontribusi mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi serta membantu menekan kepadatan lalu lintas di perkotaan," ujar Aida.