Warga Palembang Kesulitan Pasang Listrik Baru di Permukiman, Pemkot dan PLN Bentuk Satgas Khusus

Penulis: Ahmad Syukri  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:21:17 WIB
Warga Palembang menghadapi kendala pemasangan listrik baru di kawasan permukiman.

PALEMBANGWarga yang tinggal di kawasan permukiman baru di Palembang kerap mengeluhkan lamanya proses pemasangan jaringan listrik. Mulai dari penanaman tiang baru hingga pergeseran jaringan eksisting, semuanya membutuhkan koordinasi lintas instansi yang selama ini belum berjalan mulus.

Manager PLN UP3 Palembang Arif Azanny mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang kesulitan mendapatkan sambungan listrik di perumahan-perumahan yang baru berkembang. "Apabila ada kendala terkait kelistrikan di masyarakat, kami berharap dapat segera disampaikan kepada PLN agar petugas di lapangan bisa langsung melakukan tindak lanjut dan penyelesaian," ujar Arif di Palembang, Selasa.

1,4 Juta Pelanggan, Satu Kota

Palembang menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pelanggan PLN terbesar di Pulau Sumatera. Angka 1,4 juta pelanggan itu membuat beban pelayanan distribusi listrik di ibu kota Sumatera Selatan ini sangat tinggi.

Menurut Arif, perkembangan kota yang sangat cepat membuat kebutuhan infrastruktur kelistrikan terus bertambah. "Kami memohon adanya koordinasi dan informasi dari pemerintah, agar penanaman tiang maupun pembangunan jaringan tidak berbenturan dengan rencana pembangunan kota," jelasnya.

Apa yang Dikeluhkan Warga?

Keluhan utama yang masuk ke PLN UP3 Palembang berkaitan dengan tiga hal: pemasangan tiang listrik baru di jalan lingkungan, penambahan daya untuk rumah tangga, dan pergeseran jaringan yang menghalangi rencana pembangunan jalan atau drainase oleh pemkot.

Di beberapa titik, warga mengaku harus menunggu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan sambungan listrik karena proses perizinan penanaman tiang masih berbenturan dengan tata ruang kota.

Wali Kota: Koordinasi Harus Intensif

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Pemkot dan PLN selama ini sudah berjalan baik, tetapi perlu diperkuat. Ia menyebut perkembangan kota yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir berdampak langsung pada kebutuhan infrastruktur dasar.

"Banyak wilayah yang sebelumnya belum memiliki akses memadai, kini sudah berkembang menjadi kawasan permukiman dan jalan baru. Tentu kebutuhan jaringan listrik juga harus mengikuti perkembangan tersebut," kata Ratu Dewa.

Pemkot Palembang berjanji akan terus menjalin koordinasi intensif dengan PLN untuk menyelesaikan kendala teknis di lapangan. "Ke depan, sinergi ini akan terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan pembangunan Kota Palembang dapat berjalan selaras," ujarnya.

Berapa Lama Warga Harus Menunggu?

PLN UP3 Palembang belum menyebutkan target waktu pasti penyelesaian setiap pengaduan. Namun, dengan adanya tim koordinasi baru, diharapkan proses perizinan dan eksekusi di lapangan bisa dipangkas dari yang sebelumnya bisa memakan waktu hingga beberapa pekan.

Masyarakat yang mengalami kendala kelistrikan diminta melapor langsung ke PLN melalui aplikasi atau kantor terdekat. "Petugas di lapangan akan langsung melakukan tindak lanjut dan penyelesaian," kata Arif.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top