Pengurus PMI Prabumulih Resmi Dilantik, Hj Linda Apriana Arlan Jabat Dewan Kehormatan dan Djoko Listyano Nahkodai Palang Merah

Penulis: Rizal Hamdani  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:30:01 WIB
Hj Linda Apriana Arlan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Prabumulih periode 2024-2029.

PRABUMULIH — Organisasi kemanusiaan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, kembali memiliki nahkoda baru. Palang Merah Indonesia (PMI) setempat resmi melantik jajaran pengurus untuk masa bakti 2024-2029. Hj Linda Apriana Arlan didapuk menjadi Ketua Dewan Kehormatan, posisi strategis yang mengawal etika dan kebijakan organisasi. Sementara itu, Djoko Listyano dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Harian PMI Prabumulih.

Apa Tugas Utama Dewan Kehormatan dan Ketua Harian?

Dalam struktur PMI, Dewan Kehormatan memiliki peran vital sebagai pengawas internal. Ketua Dewan Kehormatan, Hj Linda Apriana Arlan, bertanggung jawab menjaga marwah organisasi serta memberikan pertimbangan etis atas setiap langkah strategis. Di sisi lain, Ketua Harian Djoko Listyano akan menjadi motor penggerak operasional sehari-hari, mulai dari penanganan bencana hingga aksi donor darah.

Pelantikan ini menjadi sinyal keseriusan PMI Prabumulih untuk memperkuat respons kebencanaan di daerah yang kerap dilanda banjir dan kebakaran lahan. Dengan kepengurusan baru, warga Prabumulih diharapkan mendapat layanan kemanusiaan yang lebih cepat dan terpadu.

Mengapa Pelantikan Ini Penting bagi Warga Prabumulih?

PMI bukan sekadar organisasi sukarela. Di Prabumulih, Palang Merah menjadi garda depan saat bencana melanda. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperbaiki koordinasi dengan pemerintah kota, terutama dalam distribusi bantuan dan evakuasi korban. Kehadiran figur seperti Hj Linda Apriana Arlan di Dewan Kehormatan juga dinilai mampu memperkuat jejaring dengan pemangku kepentingan di tingkat lokal.

Djoko Listyano, sebagai Ketua Harian, memiliki pekerjaan rumah untuk merekrut relawan muda dan memastikan ketersediaan stok darah di bank darah PMI. “Kami akan fokus pada peningkatan kapasitas relawan dan modernisasi alat penanggulangan bencana,” ujar sumber internal kepengurusan baru.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Kepengurusan Baru PMI Prabumulih?

Selain Hj Linda Apriana Arlan dan Djoko Listyano, jajaran pengurus lainnya juga dilantik dalam kesempatan yang sama. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga tenaga kesehatan. Keberagaman ini diharapkan membawa perspektif baru dalam setiap program kemanusiaan.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah kota, Forkopimda, serta para relawan PMI. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi organisasi setelah masa transisi kepengurusan sebelumnya.

Bagaimana Langkah Awal PMI Prabumulih ke Depan?

Dalam waktu dekat, kepengurusan baru akan menyusun program kerja prioritas. Fokus utama meliputi penguatan siaga bencana, peningkatan layanan donor darah, serta edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di sekolah-sekolah dan perkantoran. PMI Prabumulih juga berencana menjalin kerja sama dengan perusahaan lokal untuk mendukung pendanaan kegiatan kemanusiaan.

Warga Prabumulih yang ingin bergabung menjadi relawan atau mendonorkan darah dapat langsung menghubungi kantor PMI setempat. Dengan kepengurusan baru, diharapkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan semakin meningkat.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: detiksumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top