80 Tahun Sumsel, DPRD Soroti Stunting dan Inflasi Daerah yang Berhasil Ditekan

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Senin, 18 Mei 2026 | 22:10:19 WIB
Rapat paripurna Hari Jadi ke-80 Sumatera Selatan digelar di Gedung DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026).

PALEMBANG — Rapat paripurna istimewa Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan digelar di Gedung DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026). Acara ini dihadiri Gubernur Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, serta jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Sumsel.

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie memimpin jalannya sidang. Ia mengingatkan bahwa tanggal 15 Mei ditetapkan sebagai hari jadi berdasarkan pembagian wilayah Provinsi Sumatera pada 1946, yang kemudian diperkuat Perda Nomor 5 Tahun 2007.

Empat Penghargaan Nasional yang Disabet Sumsel

Andie membeberkan sejumlah prestasi yang diraih Pemprov Sumsel sepanjang 2025 hingga 2026. Di antaranya, penghargaan Penurunan Prevalensi Stunting Terbaik II Nasional tahun 2025 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Berkinerja Terbaik di kawasan Sumatera.

Sumsel juga menerima Anugerah Innovative Government Award 2025 sebagai provinsi terinovatif tingkat nasional. Selain itu, Presiden RI memberikan Satyalancana Wirakarya atas kontribusi daerah dalam mendukung swasembada pangan.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan dan merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Andie dalam sambutannya.

Ekonomi Tumbuh 5,35 Persen, Kemiskinan Ekstrem di Bawah Nasional

Gubernur Herman Deru memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada 2025 mencapai 5,35 persen—tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Capaian itu berlanjut pada triwulan I 2026 dengan pertumbuhan 0,75 persen.

“Capaian tersebut turut berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Per September 2025, persentase kemiskinan Sumsel berada di angka 9,85 persen,” jelas Herman Deru.

Ia menambahkan, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan menjadi 0,76 persen pada 2025. Angka ini lebih baik dari capaian nasional yang sebesar 0,85 persen.

Sinergi Legislatif-Eksekutif Jadi Kunci

Andie menekankan pentingnya hubungan harmonis antara DPRD dan kepala daerah. Menurutnya, keduanya memiliki kedudukan sejajar sebagai penyelenggara pemerintahan daerah.

“DPRD dan kepala daerah memiliki kedudukan sejajar sebagai penyelenggara pemerintahan daerah. Karena itu, hubungan harmonis harus terus dijaga demi kemajuan Sumatera Selatan,” tegasnya.

Herman Deru menambahkan, di usia ke-80, Sumsel memiliki modal besar berupa sejarah, budaya, dan sumber daya alam untuk terus bersaing di tingkat nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi pembangunan ke depan.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: divianews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top