Pemprov Sumsel Tanggung Biaya Pemulangan Korban Bus ALS, Siapkan Peti Jenazah

Penulis: Faisal Zuber  •  Senin, 11 Mei 2026 | 19:46:01 WIB
Pemprov Sumsel menanggung biaya pemulangan korban kecelakaan Bus ALS dari APBD.

PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan seluruh biaya pemulangan korban kecelakaan Bus ALS ditanggung APBD. Bantuan mencakup akomodasi, konsumsi, hingga pengiriman jenazah ke kampung halaman.

Keluarga Korban dari Medan hingga Jawa Difasilitasi

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Trisnawarman menyatakan, delapan keluarga korban kini diinapkan di Hotel Amaris Palembang. Mereka menunggu hasil identifikasi dari tim DVI.

"Bapak Gubernur dari Pemprov Sumsel untuk saat ini tetap membantu keluarga pasien yang masih berada di Palembang dengan menginapkan di Hotel Amaris, sekaligus ditanggung untuk konsumsinya," ujarnya, Senin.

Para keluarga berasal dari Muratara, Medan, hingga Pulau Jawa. Sebagian lainnya tidak datang langsung karena jarak jauh, dan hanya memberikan keterangan melalui video call untuk proses identifikasi.

Delapan Jenazah Akan Dipulangkan ke Medan, Peti Sudah Siap

Pemprov Sumsel berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memulangkan delapan jenazah ke Medan. Pengantaran korban asal Lampung dan Musi Rawas Utara juga tengah disiapkan.

Trisnawarman memastikan peti jenazah sudah tersedia. Jenazah akan diberangkatkan begitu hasil identifikasi DNA dari tim DVI rampung.

"Peti mayat itu sudah siap untuk diberangkatkan setelah hasil DNA ini selesai. Mudah-mudahan tidak ada masalah dan lancar untuk pemberangkatannya juga," jelasnya.

Bantuan Berdasarkan Arahan Langsung Gubernur Sumsel

Bantuan ini diberikan atas instruksi Gubernur Sumsel untuk meringankan beban keluarga korban selama proses identifikasi. Langkah ini memastikan tidak ada kendala logistik yang menghambat pemulangan korban ke daerah asal.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top